1. sebuah kabar burung

11K 796 15
                                        

Keira mondar-mandir.

Dirinya enggak tenang. Udah 10 menit terakhir ini, Keira nggak bisa diam di kursinya. Itu bikin Raya, asistant editor sekaligus the only friends she has di Alinea Publishing ini pusing.

"Kei, gue pusing liat lo sumpah. Santai kenapa?"

Keira berhenti, menggigit bibirnya.

"Gimana gue bisa tenang? Rapat direksi, mendadak, udah pasti berita buruk, Ya! Mereka sampe ke Bandung loh instead ngundang para CEO ke Jakarta."

Raya mengangguk setuju. Satu jam lalu, kantor Alinea Pub heboh. Tiba-tiba dewan direksi, komisaris dan CEO dari Adrie Group dateng kantor, without notice. Satria—manager HRD aja sampe ketar-ketir. Semua CEO penerbit dipanggil, termasuk Pak Alfa—CEO Alinea Pub saat ini.

"Iya sih. Tapi positif aja gue mah. Sidak kan udah biasa."

"Gatau sih Ya, tapi perasaan gue gak enak."

"Kei, Kei, mereka turun tuh!"

Raya bangkit, menarik Keira buat mendekat.

Mereka bisa melihat rombongan bapak-bapak berumur 50-60 tahun dengan setelan kantor yang rapi turun dari lantai 5 melalui tangga

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mereka bisa melihat rombongan bapak-bapak berumur 50-60 tahun dengan setelan kantor yang rapi turun dari lantai 5 melalui tangga. Di sana, terlihat beberapa yang masih muda. Kayak Satria misalnya, sama Abhimana, manager keuangan.

Mereka kini melihat-lihat kantor Alinea Pub yang ada di lantai 4. Cuma sebentar, habis itu lanjut ke lantai bawah—kantor Unit lain.

Untuk beberapa saat karyawan di Alinea Pub deg-degan.

Emang pimpinan di holding company mereka itu serem-serem. Pas bapak-bapak ini udah gak terliat lagi, semua karyawan Alinea menghembuskan napas lega. Termasuk Keira. Dalam benaknya, ia memikirkan apa yang sebenernya terjadi. Semoga nggak buruk seperti apa yang gue pikir.


*


Satria itu kayak orang kebakaran jenggot waktu Caca, staffnya di HRD ngasih tau kalo pimpinan Adrie Group dateng ke kantor dengan tiba-tiba. Biasanya, kalo mau mampir ke kantor di Bandung, HRD dapet e-mail dari sekretaris holding company. Tapi ini beneran ngedadak kayak tahu bulat.

Dan ya, kalo ngedadak gini pasti sesuatu yang serius.

Pusing banget waktu denger Adrie Pratayudha, CEO sekaligus owner dari Adrie Group bilang, Satria, cepat lakukan perombakan SDM kita sekarang juga. Kita udah enggak bisa lagi pasti sistem kayak gini. Udah enggak efektif lagi. Bisa ketinggalan kita sama kompetitor. Terutama Alinea Publishing. Diskusi sama saya sekarang soal reorganisasi ini.

Walaupun sebenernya dia gak suka banget sama kelakukan direksi yang suka serba ngedadak (dikata nge cut-dan-hire orang itu gampang?!), tapi dia ada senengnya. Akhirnya para direksi ini sadar kalo SDM di Adrie Group itu udah enggak sehat. Udah ketinggalan jaman.

deadline ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang