Malam hari nya, Maya hanya bisa bermimpi buruk dimana dia dipaksa menikah dengan Jinyoung. Di mimpi nya, Maya hanya bisa menangis di sana. Maya hanya takut kalau mimpi itu menjadi kenyataan.
Tapi, Malam telah berlalu. Pagi pun tiba. Saat nya, Maya berangkat ke sekolah. Maya sudah bangun dari pukul 05.00 karena mimpi buruk nya. Maya memutuskan turun untuk mengambil air di dapur, saat di dapur dia mendengarkan percakapan Papa nya dengan seseorang. Siapa lagi kalau bukan
Pak Bae
"Iya Pak Bae, anak saya sudah menyetujui pernikahan nya. Kita hanya tinggal menunggu kelulusan mereka."
Seketika, panggilan berkahir. Maya memutuskan kembali ke dalam kamar nya secara diam². Untung, Papa nya tidak menyadari kehadiran Maya.
Di dalam kamar, Maya hanya bisa menangis. Tidak tahu harus berbuat apa
•••
Pukul telah menunjukkan Pukul 06.00 dan saat nya Maya bersiap siap untuk ke sekolah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Seragam ini sangatlah indah."
Maya segera turun ke lantai pertama untuk sarapan bersama keluarga nya.
SKIP!
Setelah selesai sarapan, Maya segera berangkat sekolah. Maya tidak mau terlambat apalagi di hukum di depan gerbang. Tapi, tidak lupa Maya juga berpamitan pada Keluarga nya sebelum berangkat.
Saat berangkat sekolah, tanpa sengaja Maya berpapasan dengan Rose