Dia berdiri disana dalam diam
Entah apa yang sedang mampir di pikirannya saat itu juga
Dia hanya memandang jauh ke depan
Pada senja yang sedang menampakkan jiwanya
Di saat yang lain sibuk memotret dan bergaya
Ia hanya khusyuk dalam pikirannya sendiri
Memamerkan warna kontras yang kerasa jelasnya
Pandangannya meneduh, sesaat kupikir ada air mata yang jatuh
Namun nyatanya hanya hujan yang perlahan runtuh
Saat yang lain beranjak
Ia masih kukuh disitu, bersama payungnya yang entah sejak kapan di keluarkannya
Dia adalah lelaki sendu,
Aku memanggilnya begitu..
Karena entah seperti dia adalah sang dewa cuaca
Setiap hujan turun dibalik cerahnya senja yang datang tuk menyapa
Dia akan selalu ada disitu..
KAMU SEDANG MEMBACA
POS SURAT
PoesíaWattpad ini berisi kumpulan puisi yang dibuat penulis di waktu senggangnya. Kebanyakan diantara puisi-puisi itu adalah kisah tentangnya, sahabat-sahabatnya, kenalannya, kerabatnya, keluarganya, dan alam sekitar yang menunjangnya.
