Pukul satu dini hari ia kembali terbangun dan merasa sangat kehausan.
Di nyalakannya lampu kamarnya dan segera keluar kamar.
Gelap.
Semua gelap, kebiasaan ibunya untuk selalu mematikan lampu pada malam hari.
Ia meraba tembok untuk mencari saklar lampu di lorong kamarnya, karena itu yang paling gelap.
Saat melewati ruang tamu ia mendengar ada suara televisi.
'Ayah tumben masih bangun?'
Namun ia mengendikan bahunya dan segera menuju dapur untuk minum lalu sesegera mungkin kembali tidur karena besoknya ia ada kelas pagi.
Kembali dari dapur ia lihat ruang tamu sudah kosong, tak ada suara televisi. Ia mematikan lampu lorong dan segera masuk kekamarnya, mengunci pintunya, kemudian mematikan lampu tidurnya.
Belum lama ia memejamkan matanya ia kembali membuka matanya dan memikirkan sesuatu.
Orang tuanya sedang pergi keluar kota hingga 3 hari kedepan. Seingat Seonghwa ia juga tertidur usai menggembok pagar dan pintu utama rumahnya. Ia belum sempat mematikan lampu di rumahnya.
Pats
Saat larut dengan pikirannya seonghwa melihat cahaya keluar melalui sela-sela pintu kamarnya.
Dan dilihatnya ada yang berlaluan kesana kemari di depan kamarnya karena bayangannya terlihat jelas dari bawah pintu kamar.
Pada malam itu Seonghwa benar benar tak bisa tidur.
Esoknya Seonghwa memutuskan untuk menginap di rumah temannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Maap ges kalo ga ngefeel. Ya allah random banget aku mau ngepost apa dulu disini:(( Maap, halu timesnya nyusul. Ini gemes banget pengen ngepost ginian:((