Pernikahan yang sederhana namun bisa menjadi ekstrim ketika mengetahui siapa pemeran utamanya.
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Hei kim taehyung...cepat cari cincin itu...!" Teriakan seorang wanita yang memiliki suara sangat tinggi ketika ia memanggilku.
"Soo young...sayangku tunggu sebentar..."
"Kau tau jika hari ini berakhir fatal maka aku tidak akan menerima mu bahkan dalam kehidupan selanjutnya..."
"Oh ya tuhan buat dia tidak Bisa berpaling dari ku...jangan terlalu kasar Joy'ah...jangan buat ku semakin semangat karena mendapatkan mu...aku sudah menunggu waktu lama untuk bisa sampai ke tahap ini...kau tega jika tidak ingin melanjutkan perjalanan kita.. ."
"Itu adalah ulah mu sendiri menghilangkan cincin pertunangan kita..."
"Maaf kan aku..." ucap ku sambil tetap fokus menjalankan mobil di tengah pencarian cincin.
"YESS! "Tiba-tiba ia berteriak
Dan tidak lama PLAKK...
"Hei park soo young...Ada apa dengan mu? Ini sakit..."
"Kim taehyung...Kim taehyung...sifat pelupa mu memang tidak berubah..."
"Ada apa memang?" Awalnya aku tidak mengerti maksudnya.
"Sepertinya satu pukulan tidak cukup untuk membuat mu ingat...kau bilang cincin itu ada di tas mu...padahal cincin itu ada di samping mu...huh dasar pelupa..."
"Maaf sayang ku...walau pun aku pelupa tapi kau suka kan dengan pria itu..." Tiba-tiba Mukanya terlihat memerah dan itu sangat menggemaskan.
"Kau harusnya merasa beruntung mendapatkan ku..."
"Kau bilang beruntung? Kalau aku beruntung kita tidak akan terlambat datang ke pertunangan kita sendiri...dasar bodoh..." Ucapnya sambil terus menyuguhi beberapa pukulan.
"Hei...hei...berhenti memukuli ku soo young...aku sedang menyetir...sebaiknya kau beri aku pukulan dengan ini..." ucap ku sambil menyentuh bibirnya dengan jari ku.
"Dasar mesum....!"
"Kau bilang aku mesum...o...Oh...? Park soo young berhenti..."
Dan kembali aku hanya bisa menerima kenyataan bahwa dia adalah wanita ku. Dan dia juga pemeran utama dalam pernikahan kami.
. . .
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.