07 - Museum Tour

41 4 2
                                    

Nara ternganga melihat gedung besar yang berada di hadapan nya.

Jadi, Heejin dan Somi mengajak Nara ke sebuah museum untuk memberitahu nya tentang hal-hal yang berada di Alynthia.

"Ini museum? Kok keliatan nya kayak kubus rubik?" Ujar Nara, masih menatap gedung tersebut dengan lekat.

"Ini museum? Kok keliatan nya kayak kubus rubik?" Ujar Nara, masih menatap gedung tersebut dengan lekat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*illustrasi museum nya, biar lebih gampang nge bayangin nya ehe

"Tanya aja sama gedung nya. Ayo masuk." Ajak Heejin, lalu mereka bertiga masuk ke dalam gedung tersebut.

Nara berhenti sebentar, "Emang gedung nya bisa ngomong?"

"Nara!"

"Iya-iya!"




"Halo, selamat datang di Museum Terning." Ucap resepsionis tersebut, yang punggung nya sedang menghadap ke arah mereka.

"Wang Yiren?"

"Lah, Kan Wang Yiren nama gue." Monolog resepsionis tersebut. Dia membalik badan nya untuk melihat siapa oknum yang barusan menyebut nama nya. "EH??? SOMI?? HEEJIN?? DAN CEWE-YANG-GUE-GA-KENAL???"

"Eh, Yiren! Udah lama ga ngeliat lu." Ucap Heejin kepada teman lama nya tersebut.

"Lu kemana aja, Ren?" Tanya Somi.

"Ehe gue kerja sebagai suster, dulu. Tapi sekarang jadi resepsionis." Jawab Yiren yang di angguki oleh Heejin dan Somi.

"Oh, iya! Kita bawa seseorang nih. Perkenal kan, Nara!" Ucap Somi.

Nara, yang dari tadi hanya menyimak percakapan mereka, akhir nya berbicara.

"Hai." Sapa Nara agak canggung.

Yiren mengamati Nara dari atas sampai bawah. "Lu...




















pendek juga yah."

Heejin memukul pundak Yiren. "Ga sopan! Minta maaf ke Nara!"

Yiren mengelus pundak nya lalu meminta maaf kepada Nara. "Maaf ya. Gue tadi bercanda. Lu cantik kok."

Nara tertawa, "ga papa kok."

"Jadi, kita kapan nih boleh masuk nya?" Kata Somi, Lalu mereka mulai mengingat alasan mengapa mereka ke sini.

"Oh, iya! Nih, kartu gue." Ucap Heejin terus memberi Yiren kartu nya, Somi juga.

Yiren mengambil kartu nya lalu mengguna kan suatu alat untuk nge-scan nya.

Setelah melakukan itu, Yiren memberi kedua kartu nya  kembali. "Kalian boleh masuk. Eh tapi- Nara belom punya kartu pribadi nya?"

Nara menggeleng kepala nya.

Yiren mulai berfikir, "Tapi orang yang belum mempunyai sebuah kartu dilarang masuk ke dalem museum..."

"Lah?! Bukan nya boleh ya? Tapi ada batas waktu nya." Ucap Somi.

My King  [ Park Jisung ] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang