Biar aku yang menata
Diri yang tak terungkap
Menuju waktu
Yang terus berlaluBukanlah aku
Kau yang bertajuk
Awan berkalbu
Pagut tertapak daguDalih kata ku
Bergulir daun
Sayup mata memandang
Terbiasa beradaBerpeluh,
Lelah pun tak apa
Langkah terarah
Berubah begitu cepatOleh : Vivas Dwi Toti Divaldo
Vote, comment and share

KAMU SEDANG MEMBACA
Puisi : Ratapan Diri [END]
PuisiHai, salam dariku untuk kalian...... Di sini saya akan Menceritakan tentang semua kejadian yang di ungkapkan oleh sang penulis dalam ungkapan sesaat,namun penuh makna dan pernyataan berdasarkan kejadian yang dialami yang penulis di setiap sudut keh...