03- Jauhi mereka

8K 799 23
                                        

____


Kadang apa yang kita lihat dari bungkusnya belum tentu sama dengan isinya.

-GITA

-GITA

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

^¤^

Alea menguap untuk kesekian kalinya. Alea bosan. Sungguh. Ia bosan mendengarkan cotehan guru di depan sana yang menjelaskan sejarah kemerdekaan Indonesia. Bukan karena Alea tidak suka belajar dan tidak pintar, ia hanya tak suka pelajaran berbau sejarah. Baginya, hidup itu harus maju ke depan. Pelajaran sejarah hanya membuat kita terus mengungkit masa lalu, bagaimana bisa cepat move on.

Hari pertama Alea belajar di sekolah barunya, kenapa harus disambut dengan pelajaran dibencinya? Alea lagi-lagi menguap, membuat Gita yang juga mengantuk mendengar dongeng yang disampaikan Bu Tuti—guru sejarahnya, menatap Alea bingung.

"Lo ngantuk?" bisik Gita, padahal cewek itu sudah tahu jawabannya saat melihat Alea terus-terusan menguap.

Alea hanya mengangguk tanpa melihat lawan bicaranya. Lalu kembali menguap.

"Mau tau rahasia gak?" tanya Gita.

"Apa?" Sekarang Alea sudah menatap Gita, sepertinya perkataan Gita lebih menarik daripada penjelasan Bu Tuti.

"Bu Tuti salah satu guru yang dijuluki guru yang pelit nilai dan juga galak, selain Bu Hana. Jadi, jangan pernah berurusan sama dia."

Alea langsung memperhatikan Bu Tuti yang masih menjelaskan. Alea lihat guru itu tidak kelihatan galak seperti yang diucapkan Gita tadi. Bu Tuti masih terlihat muda dan wajahnya juga tidak terlihat menakutkan seperti guru-guru kiler lainnya. Alea kembali menatap Gita.

"Nggak keliatan galak kok," bisik Alea.

"Lo jangan liat dari luarnya aja. Kadang apa yang kita liat dari luar, belum tentu sama dengan yang dalem." Lah, malah curhat. Alea hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal, menatap Gita heran.

"Gue bil—"

"GITA AULILA, KALAU MAU GOSIP KELUAR SANA!" teriak Bu Tuti, menatap tajam ke arah Gita.

Alea dan Gita meringis saat mendengar suara asli guru sejarahnya. Gita mendekatkan diri ke telinga Alea.

"Kan gue udah bilang, jangan liat orang dari covernya. Tapi kalo mau beli novel, liat dulu covernya, bagus apa enggak. Itu kata Siska, sahabat gue." Eh? Lagi-lagi Alea menatap Gita bingung. Gita itu orang teraneh yang pernah dikenalnya. Apa yang Gita ucapkan kadang tidak nyambung.

Alea tidak mau ambil pusing, ia kembali sok serius memperhatikan Bu Tuti yang masih sibuk menjelaskan. Alea tak mau saja kembali mendengar suara gurunya. Alea kembali menguap.

After You (TERBIT) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang