Pagi ini, Jessica lagi duduk di sebelah Yerin. Duduk di kursinya Sinb. Mereka bicarain Sinb yang tumbenan belum datang
"Serius kemaren moodnya biasa aja?" Jessi
"Nee. Mungkin dia telat bangun atau lagi di jalan" Yerin
"Aku rasa engga. Sinb selalu datang lebih cepat" Jessi
"Yerin! Yerin! Jessica!" Eunha
Dengan berusaha bernafas, Eunha datangi meja Yerin sambil memegang tangan Yerin dan Jessica
"Kajja! Kalian harus liat!" Eunha
Eunha membawa mereka berdua ke lapangan tengah. Semua murid dari tiap lantai keluar dari kelasnya juga untuk melihat ke lapangan. Apa apa??
Yaaa,, ada Sinb yang lagi merangkul seseorang. Orang yang belum pernah terlihat ada di sekolah itu. Apalagi dia berontak mulu dirangkul Sinb
Tingginya lebih dari Sinb sedikit. Berponi, memiliki wajah cantik dan sedikit tampan. Dia adalah Choi Yuju yang selama ini mengawasi Sinb
Penyebab ramainya pasti karna Sinb dan Yuju, tapi yang lebih lagi, karna bertambahnya visual di sekolah itu
"Siapa yang dia bawa?" Eunha
"Entah. Kau tau Jessi?" Yerin
"Ga tau juga. Aku belum pernah liat dia" Jessi
Ramai ramai itu bubar saat bel masuk berbunyi. Mereka semua masuk ke kelas kecuali Sinb sama Yuju. Sinb mau bawa Yuju ke ruang guru
.
Mereka sudah sampai di ruang guru. Kebetulan ada kepala sekolah di situ. Jadi Sinb gak perlu bolak balik mengantar Yuju
"Sinb lepas--" Yuju
"Diam!" Sinb
"Hwang Sinb, ada apa ke sini? Dan siapa dia?" Kepsek
"Saya mau, mulai hari ini dia bersekolah di sini" Sinb
Bukan hanya guru, tapi Yuju juga kaget mendengar ucapan Sinb
"Masukkan dia di kelas 11-C. Cantumkan namanya sekarang. Choi Yuju. Dia tidak punya orang tua. Semua berkas berkas akan di urus bodyguard saya. Tidak ada penolakkan, hari ini dia akan masuk ke kelasnya" Sinb
Setelah itu, Sinb membawa Yuju keluar. Tidak ada yang bisa membantah ucapan Sinb. Bukan ga mau, tapi guru guru itu malas memperpanjang urusan sama Sinb. Mau di bawa ke pengadilan pun, Sinb pasti yang menang. Jadi dengan cepat, guru guru mecantumkan nama Yuju
.
Perjalanan ke kelas, Yuju melepas paksa rangkulan Sinb dan menatap Sinb kesal. Sinb balas dengan tatapan malas
"Yaa! Apa maksudmu nyekolahin aku di sini?! Udah gitu bicaramu gak sopan!" Yuju
"Jangan tau kerja doang. Kau butuh sekolah. Masa kecilmu udah terbuang sia sia. Pake mati 2 tahun segala lagi" Sinb
Yuju tercengang
"Oe! Apa urusanmu??! Tugasku juga mengawasimu!" Yuju
"Buat apa lagi sekarang? Kita udah bertatap muka" Sinb
"Heooll! Pusing aku sama fans kamu. Kok bisa suka sama orang ga jelas gini" Yuju
"Diamlah! Sana ke kelasmu. Tuh walasmu di belakang. Bareng aja sama dia. Namanya Park Yuri" Sinb
Abis ngomong gitu, Sinb langsung masuk ke kelasnya. Meninggalkan Yuju dengan sejuta kekesalan
Yuju pov
KAMU SEDANG MEMBACA
Human Cold [END]
Fanfiction"Dasar bodoh! Semua orang dingin memang gak peka!" Yerin Yang dikatain cuma diem sambil liatin tuh Yerin pergi. Gak bergerak sama sekali. Wajahnya datar, tatapannya tajam, dan pikirannya kosong. Pas Yerin udah ilang dari pandangannya, baru deh di i...
![Human Cold [END]](https://img.wattpad.com/cover/182175744-64-k964451.jpg)