[PROLOG]

22.5K 1K 17
                                        

(n). Biasakan terlebih dahulu menekan bintang di bawah pojok kanan, bisa? terimakasih

☃☃☃

"Ada yang bisa Gue bantu, man?"

Rayzan mendongak kala mendengar pintu ruangannya terbuka oleh teman masa kecilnya, Zaleo. Lelaki itu menghampiri Rayzan yang tengah duduk di kursi besarnya.

Rayzan menyeringai tipis, "Gue denger Dia baru saja nerima cowok pujaan hatinya, right?"

"Kali ini Lo kalah telat Ray, cewek yang selama ini Lo perhatiin diam-diam udah jadi milik orang lain" Ucap Zaleo seraya duduk di kursi sofa, menaikan kakinya ke meja, lalu menatap Rayzan sambil terkekeh sinis.

"Mungkin sekarang emang milik cowok itu,  tapi hari kedepannya hubungan mereka akan hancur" Ucap Rayzan dengan mengepalkan kedua tangannya.

"Gue gak akan tinggal diam, kali ini Gue akan memperlihatkan diri Gue yang sebenarnya, dan Gue bisa aja milikin Dia sepenuhnya, karena pada kenyataannya she's mine" Lanjut Rayzan membuat Zaleo menggelengkan kepalanya.

"Lo gabisa paksa Dia untuk jadi milik Lo Ray, itu bisa buat Dia benci sama Lo" Ucap Zaleo, memberi tahu apa yang akan terjadi kedepannya jika Rayzan berbuat nekat.

Rayzan terkekeh sinis "Gue udah buat rencana, dan Gue yakin rencana ini gak akan gagal"

"Gue gak akan bikin Dia benci Gue, but Gue akan bikin Dia sendiri yang masuk ke perangkap Gue, Gue bakalan bikin Dia merasa kesepian kalo gak ada Gue, lalu mencari Gue"

Zaleo mengangguk mengerti, Ia tidak bisa mencegah Rayzan karena menurutnya itu akan sia-sia.

"So, Lo mau apa sekarang?" Tanya Zaleo.

"Cari tau semua tentang Cowok itu, Gue tunggu 30 menit!" Ucap Rayzan tegas membuat Zaleo menatapnya sinis.

"Gue gak yakin Kayara suka sama Cowok kaya Lo" Seru Zaleo membuat Rayzan langsung menatapnya tajam.

"Apa bangsat?!"

Zaleo bangkit dari duduknya lalu berjalan cepat kearah pintu untuk melarikan diri, sebelum itu Zaleo mengucapkan kata-kata nya lagi yang semakin membuat Rayzan murka.

"Gue bilang Kayara gak mungkin suka sama Cowok kaya Lo, Rayzan!"

"Anjing Lo, Zaleo!!"

Berdecak kesal setelah itu Rayzan kembali duduk di kursinya, melirik kearah bingkai foto yang terdapat Perempuan cantik yang sedang memamerkan senyum manisnya kearah kamera, membuat Rayzan tersenyum membayangkan bahwa senyuman manis itu untuk dirinya.

Rayzan mengusap foto tersebut "You're Mine, Gak akan ada yang bisa milikin Lo selain Gue!"

"Setelah bertahun-tahun Gue nungguin Lo, dan Gue akan diam saja? impossible sayang, Gue cuma berusaha nyari waktu yang tepat untuk bertemu dengan Lo, lagi."

"Dan sekarang Gue yakin ini waktu yang tepat buat Gue menunjukkan diri dihadapan Lo, Kayara Alaila"

☃☃☃

Jangan lupa VOTE COMMENT and SHARE!

ALERGRA'sTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang