Perban putih itu masih setia menempel menemani lukaku yang membiru. Hingga pada waktu itu kau datang lantas mengatakan, "Bukalah, kau akan baik-baik saja." Aku yang bodoh menuruti semua permintaanmu dengan senyum percaya, juga binaran mata penuh harap akan dirimu.
Tanpa ragu ku buang saja perisai yang selama ini membalut lebamku, aku percaya masih ada kamu yang mau menjaga.
Sampai pada masa itu tiba, masa dimana kamu pergi tanpa kata meninggalkan aku menganga dengan goresan yang masih basah, kau menambah sembilu disana. Tak memedulikan aku yang melejit kesakitan hanya berdua dengan air mata.~Jeluved [130320]

KAMU SEDANG MEMBACA
Serangkai Kata
PoetryJika kau mau, kau boleh membaca. Sebuah kata yang kurangkai dalam peristiwa berbalutkan sampul dengan bunga senja. Hanya berisi diksi mengambang pada bagian dalam 'Serangkai Kata'. 🌼Jeluved🌼