Part akhir ya readers
Kembali saja ke topik awal, yaitu di dalam ruang inap Tamara
"Oh iya Tamara, dan kalian semua. Untuk soal foto kalian bertiga di klub. Itu salahku, aku yang ngefoto kalian" ucap Yukei jujur
"Atas dasar apa lu ngefoto kita?" Tanya icel
"Kita ga marah saat lu ngefoto kita, tapi kita butuh penjelasan kenapa lu ngefoto kita!" Bentak Reza
"Karena aku cemburu saat Tamara bisa masuk ke Genk kalian. Aku juga pengen masuk ke Genk kalian, tapi kalian ya gitu. Trus aku juga cemburu pas tau kalau Reza udah jadian sama Clara. Gwe udah cinta sama Reza dari dulu, tapi apa hasilnya? Reza udah jadi milik clara duluan!" Yukei menjelaskan sambil tersenyum kecut
Mendengar penjelasan dari yukei, clara ingin marah semarah marahnya. Karena ternyata yukei juga menyimpan rasa terhadap pacarnya. Sebisa mungkin ia menahan amarahnya dan tetap tersenyum manis walau hatinya kini terluka
Reza yang melihat Clara mulai terlihat sedih, ia memeluk Clara dengan sigap
Nyaman.
Itulah yang mereka rasakan sekarang. Tapi dengan segera Clara melepaskan pelukannya, bukan karena marah, namun ia tahu sekarang ia lagi berada di rumah sakit
"Kalian sekali kali ga buat gwe baper bisa ga sih? Baper terus gwe bawaanya" icel mulai menggoda mereka berdua
"Bisa aja lu" jawab Reza
Melihat kakak kelasnya bahagia, Tamara juga tampak bahagia walaupun ia masih berbaring di ranjangnya
"Eh kak, kok aku dikacangin sih" protes Tamara
"Oiya lupa. Maaflah Ra" Clara memeluk tubuh Tamara
***
Hari ini Tamara sudah boleh pulang, sekarang ia sudah berada di taman kompleknya bersama icel, clara, Revan, Reza dan juga Yukei, ya kemarin secara resmi Yukei sudah menjadi teman mereka. Dan sekarang sudah tidak ada lagi yang namanya GENK.
Mereka berenam nampak asyik sedang berbincang satu sama lain. Ditengah tengah asyiknya mereka berbincang datanglah salsa
"Ngapain lu kesini?" Tanya Reza dingin
"Ini gwe sekali lagi minta maaf sama Tamara atas ke egoisan gwe kemarin" jawab salsa
Tamara yang semula duduk kini berdiri sambil menggenggam erat kedua tangan salsa
"Salsa, udah berapa kali kamu minta maaf ke aku? 1 aja udah cukup sa"
"Makasih ya Tanara, kamu ngerti perasaan aku" salsa tersenyum dan memeluk erat tubuh Tamara
Tamara melonggarkan pelukannya dan mulai berkata
"Gwe boleh ga temenan sama kalian?" Tanya salsa antusias
"Bo-" baru saja Clara ingin mengucapkan sesuatu, namun ucapan ia terpotong oleh Tamara
"Enggak" jawab Tamara dingin
"Kenapa Ra? Gwe gapantes ya jadi temen kalian?" Tanya salsa sambil memasang raut muka sedih
"Kalau ga boleh, yaudah gwe pergi sekarang juga"
"Papa" sambung Tamara
Salsa menghentikan langkahnya dan menghadap ke Tamara. Semua yang ada di taman bingung apa yang dimaksud oleh Tamara
"Enggak Papa" ulang tamara
"Maksudnya apa Ra?" Tanya icel
"Enggak Papa lah, salsa jadi temen kita" ucap Tamara sambil cengingisan
Akhirnya salsa senang juga karena ia Tamara sudah mau berteman dengannya. Dengan sekuat tenaga Salsa berlari ke arah Tamara dan memeluknya
"Makasih ya Ra"
"Sama sama sa"
Akhirnya mereka bertujuh sudah resmi berteman tanpa kenal adanya musuh. Mereka semua gembira dan menghabiskan waktunya di taman kompleks Tamara
TAMAT
Alhamdulillah, akhirnya cerita broken home Karya author tamat juga.
Makasih ya kalian para readers , pemirsa setia pembaca cerita broken home.
Salam manis buat kalian dari author 💞
Follow ya wattpad author
Atau Ig author yaitu @futuh_fx.
Thank you muach💗
KAMU SEDANG MEMBACA
TROUBLE MACKER (BLM REVISI)
Short Story⚠️OTW REVISI ⚠️ WARNING * Ini bukan cerita sang ketos bertemu siswa baru * Ini bukan cerita cowok dingin ketemu cewek gatel * Ini juga bukan cerita Badboy ketemu goodgirl Ini cerita tentang genk yang sangat ditakuti disekolahnya, sebut saja ALKASTA...
