flashback kedua - waktu juna kecil demam

6 1 0
                                    

waktu itu siang hari, pas sasya ngerengek ke mama nya minta main kerumah juna, jarak rumah sasya sama juna tuh bisa dibilang deket banget. ya, semenjak Melani (ibunya sasya) memutuskan untuk memberi asi-nya ke juna juga, orang tua juna memutuskan untuk pindah rumah yang deket sama Melani. kebetulan jarak 2 rumah di komplek rumah Melani itu ada yang dijual, akhirnya di beli lah itu rumah.

sasya masih ngerengek aja mau main kerumah juna,
"kemarin juna janji mau main peri-pangeran sama aku maaa" ucapnya dengan pout yang menggemaskan, Melani yang tidak tega melihat anaknya sedih itu langsung siap siap dan beranjak ke rumah juna

——————————————————

setelah sampai di rumah juna, sasya langsung jingkrang jingkrak menekan tombol bel, yang keluar ternyata mba nya juna a.k.a pembantu nya.

"mba, juna nya ada?" Melani bertanya kepada mba itu
"ada bu, tapi lagi tidur tadi" ujarnya
lalu tiba-tiba Farhana datang,
"eeeh ada si cantik, sini masuk" ujar Farhana

"maaf ya, siang siang gini dia ngerengek katanya mau main sama juna" ujar Melani dengan rasa bersalahnya

"gapapa kok, santai aja. cuma juna nya lagi bobo. soalnya demam" jawab Farhana

"demam? yang dahi panas itu ya bun?" tanya sasya dengan polos nya

"iya sayang, eh kamu cantik banget dandan kaya gini, mau main apa?" tanya Farhana

"katanya mau main peri-pangeran, tau tuh tibatiba minta dipakein aksesoris" jawab Melani lagi dan dijawab tawa oleh Farhana

"bunaaaa..." rengek juna, yang masih menggunakan cool fever itu

"kenapa nak? sini sini, ada sasya tuh"

sasya menghampiri juna, lalu dia pegang pipi juna

"juna kenapa? jangan sakit dong. katanya mau main peri-pangeran sama sasya :(" ujar sasya dengan pout nya

"iya, tiba-tiba panas, juna kesel padahal udah siapin baju pangeran..." kata juna sembari tiduran di sofanya.

"aduh maaf ya far, gaenak banget aku nih jadi ganggu" ujar Melani lagi

"ih apasih gapapa, malahan aku nya terimakasih. soalnya juna kalo sakit suka gamau ngomong, pas sasya muncul dia baru ngomong" ucap Farhana.

memang, masa kecil bisa selucu itu.












visualisasi juna waktu demam

visualisasi juna waktu demam

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.









visualisasi sasya pout pas liat juna sakit

visualisasi sasya pout pas liat juna sakit

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.







visualisasi sasya-juna waktu kecil

visualisasi sasya-juna waktu kecil

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
unexpected encountersTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang