di cafe yang sekarang cuma sisa el dan jeff itu ya seperti biasa, berbincang banyak sampe gatau jam berapa. sampe tiba-tiba ada notifikasi di hp el, yang ngebuat lelaki itu nengok ke arah hp nya
"rafif kenapa si? gajelas banget" ujar el "gatau tuh, napa ya?" timbrung jeff yang awalnya pun kebingungan
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
oh, no. ternyata skenario tuhan itu memang ada.
jeff dan el langsung cabut, el sedikit panik tapi jeff tetap terlihat kalem meskipun di hati kecil nya, dia risau. "semoga ga terlalu parah" gumam nya
-----------------------
azura yang di telfon sama rafif yang gagap karna panik campur ketakutan itu pun ikut bergegas, langsung cabut ke rs. karna rafif gatau mau hubungin siapa lagi, azura selaku ketua kelasnya arkan itu pasti punya peranan penting, pikir rafif.
setelah penanganan dokter, luka yang dialami sama arkan parah, tapi gak sampe ngeganggu fungsi dalam tubuhnya. kepala nya kebentur dan tangan kanan nya harus dioperasi karna tulang nya retak, dada arkan juga jadi tumpuan waktu dia mendarat karna kelempar, alhasil tulang rusuk nya pun retak. kacau, karna arkan pasti makan waktu banyak buat penyembuhan dan gabisa segera ngeband.
kronologis nya gimana? malam itu ramai, kendaraan di perempatan jalanan mulai memenuhi area lampu lalu lintas, akibat rem blong satu mobil yang persis di belakang motor rafif, motor rafif kena sasaran, karna yang ditabrak adalah belakang motor rafif, otomatis arkan yang di belakang pun harus mental ke depan di susul motor lain yang kena tabrakan beruntun. walaupun rafif bilang dia lecet sedikit, ternyata engga. luka nya dia ada di siku nya karna harus keseret dan nyebabin jaket nya bolong. tapi dia udah ditanganin dokter terlebih dulu, sementara arkan dan beberapa korban lain harus masuk ke ruang ugd. rafif ga berhenti nyalahin diri nya sendiri, dia nganggep luka nya ga kenapa kenapa dan ga sebanding sama arkan. gak lama, el ngabarin ke sepupu nya, kalo rafif kecelakaan, rafif pun langsung di temenin sama ara.
----------------------
setelah azura dateng, dia langsung duduk di sebelah rafif yang ditemenin ara, dokter ugd keluar dan beliau bilang supaya arkan di operasi. rafif langsung aja nandatangin surat operasi dan bayar semua tagihan operasi nya, rafif masih ngerasa kalo rafif yang salah. sebelum operasi di mulai, azura minta buat liat keadaan arkan. rafif dan ara nunggu diluar karna rafif masih trauma, sesungguhnya kalo kalian kecelakaan, yang paling nyiksa bukanlah luka yang ada di tubuh kalian, tapi trauma nya itu yang paling nyiksa.