Ada gambar Lee Donghae di media... Enjoy!
***
Sung Hyo menatap bosan pemandangan di depannya-ratusan orang yang sedang berhilir mudik-menunggu pengumuman dari pihak bandara yang mempersilahkan mereka untuk masuk ke pesawat. Gadis itu tampak memainkan ponselnya, namun memandang tanpa minat benda mungil tersebut. Ia lalu menyimpan benda tersebut ke dalam tas nya.
“Kau sedang ada masalah?” tanya Donghae yang baru saja datang sambil membawa 2 gelas kopi panas yang dibelinya di mesin kopi otomatis. Sung Hyo sontak menatap Donghae yang tiba-tiba berbicara kepadanya.
Donghae menyerahkan segelas kopi kepada Sung Hyo yang langsung disambut oleh uluran tangan gadis itu. Gadis itu mengalihkan padangannya kembali ke depan, menghindari tatapan mata Donghae yang seolah-olah meminta penjelasan. Donghae meniup kopi panas itu lalu menyeruputnya pelan. Pria itu mendaratkan tubuhnya, duduk di samping Sung Hyo.
Suasana menjadi hening saat tidak ada yang memulai percakapan. Masing-masing tampak tenggelam dalam pikiran masing-masing. Sung Hyo yang tetap membungkam, tidak ingin memberitahu siapapun tentang masalahnya, begitu juga Donghae. Pria itu tidak ingin memaksa Sung Hyo untuk bercerita. Jika Gadis itu siap, ia pasti akan membuka mulutnya.
“Minumlah. Kopimu akan dingin jika kau tidak segera menghabiskannya,” ujar Donghae saat melihat Sung Hyo yang tidak kunjung meminum kopinya. Gadis itu hanya memegang gelas tersebut lalu menatapnya seperti orang linglung.
“Aku tidak tahu masalah apa lagi yang kau alami, tapi kau bisa mencariku…, jika kau mau.” Donghae menarik nafas pelan sebelum melanjutkan, “Posisimu sama seperti adik kandungku, jadi aku pasti akan melindungimu, apapun yang terjadi. Percayalah padaku, Hyo-ah.”
Sung Hyo mendongkakkan kepalanya menatap Donghae. “Gumawo, Oppa. Kau yang terbaik,” ujarnya sambil tersenyum. Gadis itu sontak menghambur ke pelukan Donghae saat pria itu merentangkan tangannya, seolah memberikan ruang bagi Sung Hyo untuk bersandar.
***
Kyuhyun menatap ponselnya kesal. Berkali-kali ia melirik arlojinya namun tidak ada tanda-tanda panggilan masuk dari benda itu. Kyuhyun baru saja akan melakukan panggilan saat ponselnya lebih dulu berbunyi. Kyuhyun menggeser tombol hijau di layar ponselnya menuju sebelah kiri.
“Yoboseo… Kau sudah mengetahui dimana keberadaan istriku?” tanya Kyuhyun tidak sabar. Pria itu langsung mengutus beberapa orang untuk mencari keberadaan Sung Hyo saat menyadari kemungkinan gadis itu meninggalkannya. Jika Sung Hyo ingin menghindarinya maka kemungkinan terbesar adalah, Istrinya itu sedang berada di bandara.
“Ya, Istrimu memang berada di bandara. Tapi, jika aku tidak salah orang, dia tidak sendiri. Ada seorang pria yang bersamanya. Bahkan istrimu memeluknya tadi.” Tangan Kyuhyun mengepal mendengar penjelasan pria di seberang telepon sana. “Aku akan mengirimkan gambarnya padamu jadi kau bisa memastikan apa benar itu istrimu atau bukan.”
“Baiklah,” jawab Kyuhyun saat mengakhiri percakapan mereka. Kyuhyun segera membuka kotak pesan saat ponselnya berbunyi, menandakan ada pesan yang masuk. Mata Kyuhyun membulat sempurna saat melihat foto yang dikirimkan padanya. Gadis itu benar-benar Sung Hyo dan Pria yang bersamanya adalah…, Lee Donghae!
Sial! Lagi-lagi Donghae. Seharusnya Kyuhyun tidak boleh percaya saat Sung Hyo mengatakan mereka tidak mempunyai hubungan apa-apa. Foto ini menjelaskan semuanya. Mereka mempunyai hubungan khusus. Jika Donghae membawa Istrinya kabur meninggalkannya, maka Donghae benar-benar ingin bermain dengannya…
Sudut bibir Kyuhyun terangkat membentuk senyum mematikan. Lee Donghae.
Kyuhyun mengangkat ponselnya kemudian menghubungi orang yang tadi menelponnya. “Kau, awasi terus mereka,” perintah Kyuhyun tanpa basa-basi saat pria itu mengangkat telponnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Wonder If You Hurt Like Me
Roman d'amourSung Hyo terpaksa menikah dengan Kyuhyun setelah kematian kekasihnya, Lee Hyuk Jae. Pernikahan yang tidak didasari rasa cinta itu berujung munculnya masalah-masalah yang tak kunjung usai. Perjuangan Kyuhyun mendapatkan hati Sung Hyo terasa berat. Pe...
