"Aku memang lebih suka menyimpannya sendiri, karna tidak semua masalah bisa aku ceritakan pada orang lain. Terkadang mereka hanya ingin tau kisahku namun, tidak untuk membantu menyembuhkan lukaku" -Jelihta-
Wira kini tiba diparkiran sekolah, setelah melepas helmnya dia segera menuju lapangan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Eh mas ganteng kok telat sih datengnya?" Tanya Uzan saat Wira memasuki barisan para mentor.
"Sibuk" jawab Wira singkat.
"Sibuk? Sibuk mikirin cinta?" Tanya Uzan lagi membuat Wira kesal
"Makan tuh cinta" ucap Wira sambil melempar tasnya pada Uzan.
"Eh buset mau kemana lo?" Tanya Uzan
"Toilet" jawab Wira dengan berlari.
•••
Litha dan anggota kelompok lainnya sedang berada di bawah pohon persis seperti kemaren.
"Guys. Hari ini kita bakal tour mengelilingi seluk beluk sekolah, kalian pasti udah tau kan kalau sekolah kita ini luas banget, nah jadi gue akan bagi 2 kelompok dan setiap kelompok ada 2 kakak mentor yang siap menjelaskan kepada kalian tentang apa saja yang kalian ingin tau tentang sekolah kita ini" ucap Juna.
"Ok gue udah buat daftar namanya" ucap Uzan sambil memegang selembar kertas yang bertuliskan nama-nama kelompok 1 dan 2.
"Ahh sial kenapa dia lagi sih yang jadi mentornya?" Ucap Meysa kesal karna dia kebagian kakak mentor Juna dan Uzan.
Sedangkan Litha dan anggota lainnya dimentori oleh Wira dan Nissa.
"Gimana nih kita nggak sekelompok?" Tanya Meysa pada Litha
"Nggak papa" jawab Litha
"Tapi nanti entar lo pingsan lagi gimana?" Tanya Meysa
"Sip deh, udah sana gabung sama kelompok lo" suruh Litha.
"Aku tak ingin berpisah denganmu" ucap Meysa begitu drama.
"Drama banget sih" ucap Litha, dia tak habis pikir mengapa menemukan teman yang sekocak ini.
Kelompok 1 yang dimentori oleh Juna dan Uzan sudah duluan berjalan. Kini tinggal kelompok 2 yang masih diam ditempat.
"Ok guys, kita mulai tour dari arah kanan dulu, pastikan kalian tau semua seluk beluk sekolah ini, kalau ada yang mau ditanyain bilang aja" ucap Nissa sedangkan Wira hanya memasang wajah dinginnya. Begitu saja dia terlihat mempesona dimata para cewe, apalagi kalau dia senyum.