Arkan terlihat kesal karna diejek Selena,tapi Arkan senang melihat Selena tertawa
'Cantik',benaknya
______________
"Kak Aku beli ice cream dulu ya?"ujar Selena meminta izin.
"Udah aku aja yang beli,mau rasa apa?"tanya Arkan.
"Vanila!"Jawab Selena bersemangat.
"Yaudah kamu tunggu aku disini ya jangan kemana mana!"Ujar Arkan memperingati.
Sambil menunggu Arkan Selena duduk di salah satu bangku yang ada di mall.
"Hai!"
"Ya?Siapa ya?"Tiba tiba ada yang menyapa Selena,segerombolan laki laki,namun yang menyapa nya tadi salah satu dari mereka,tinggi,dan lumayan tampan.
"Ehem boleh kenalan ga?gue Abraham."Tanya lelaki yang bernama Abraham.
"Oh iya, Selena"Jawab Selena,ia ingin menolak namun kata ibunya ia harus menjadi perempuan yang ramah pada siapapun.
"Aku boleh minta nomor tel.."Sebelum Abraham menyelesai omongannya laki laki itu sudah tersungkur ke lantai Mall dengan muka yang dilumuri ice cream.
Selena kaget karna Arkan tiba tiba memukul laki laki yang bernama Abraham itu,Ia pun Memeluk tangan Arkan untuk tidak memukul lelakk itu lagi.
Teman teman Abraham pun membantu Abraham untuk berdiri dan yang satu nya memarahi Arkan.
"Fuck!lo ngapain mukul temen gue hah!"Marah salah satu teman Abraham.
"Maaf semuanya memang kakak saya emosian maafin kakak saya."Ujar Selena meminta maaf.
Arkan yang mendengar Selena berbicara,ia tambah emosi karna Selena bilang Arkan Kakak nya?
Arkan pun menepis tangan Selena sehingga Selena mengaduh kesakitan.
Tanpa memperdulikan Selena Arkan langsung pergi,entah kemana ia akan pergi yang penting untuk menenangkan diri nya.
"Kak Arkan!!"Panggil Selena melihat Arkan mulai menjauh.
"Kamu gak papa?yaudah pulang sama aku aja?"tawar Abraham.
"Gapapa ko aku bisa pulang sendiri,makasih."tolak Selena sambil menahan tangisnya.
Selena pun memutuskan untuk pulang,namun ia bingung harus pulang dengan siapa karna Selena kesini bersama Arkan.
"Atas nama mba Selena?"tiba tiba ada bapak bapak yang muncul dari taxi disampingnya.
"Iya,saya kenapa ya pak?"tanya Selena.
"Mba mesen Gocar kan?ayo mba masuk."Ajak Supir tersebuk.
"Saya gak mesen Gocar ko pak."
"Oh iya ini di aplikasi nya yang mesen mas Arkan tapi buat Mba yang namanya Selena."Jawab Supir tersebut.
Selena kaget,Arkan memesankan dia Taxi?Padahal ia sudah menyakiti Arkan,Selena merasa bersalah.
___________
Hari ini adalah hari minggu Selena bangun pagi pagi untuk membuat cake yang sudah dipelajari nya dari Youtube tadi malam.
Ia berniat untuk meminta maaf pada Arkan dengan datang kerumahnya besok.
"Mah bantuin Selena dong"Teriak Selena dari dapur.
"Tumben Sel udah bangun,kenapa?"tanya mamah Selena menghampirinya.
"Sel mau bikin cake,mami bantuin ya?"pinta Selena.
"Boro boro kamu sel,Mama juga gabisa,udah ah sendiri aja bikin mama mau bikinin kopi buat papa kamu."Tolak mama Selena.
"Loh emang nya bisa bikin kopi?"tanya Selena,Memang mama nya dari dulu tidak pernah bisa masak,masak air biar mateng pun gabisa(ini bukan pantun).
"Hehe bikin di aplikasi kan bisa tinggal klik langsung jadi"Cengir mama Selena lalu pergi.
Selena sudah membuat kue sebanyak 10× namun hasil nya kalo ha buntet ya keras.
Selena menyerah jika yang terakhir ini gagal lagi ia akan memutuskan membuat kue di aplikasi saja.
Setelah dirasa matang Selena mengangkat kue tersebut dalam open,setelah dilihat cake nya tidak terlalu buruk ia pun langsung membungkusnya.
_____________
Setelah sampai dirumah Arkan yang 5× lipat lebih mewah dari rumah Orang tua nya.
Sebenarnya Selena tidak tahu dimana rumah Arkan namun berkat Fans fans Arkan ia bisa sampai disini.
Selena pun memencet bel yang berada di pagar rumah Arkan.
Setelah itu terlihat muka Seseorang dari sebuah layar yang berada disamping bel tersebut.
"Cari siapa?"
"Halo tante,Saya cari Arkan tante."jawab Selena tersenyum.
"Ohh masuk aja gerbang sama pintu rumah nya ga di kunci,langsung aja kekamarnya."Ujar mama Arkan.
"Tapi tant.."Sebelum Selena menyelesaikan omongannya mama Arkan sudah memutuskan sambungannya.
Selena merasa tidak sopan masuk kerumah orang seperti ini ia pun pelan pelan mendorong pagar tinggi rumah Arkan.
Selena kaget karna ternyata halaman rumah Arkan seluas lapangan basket,bukan bukan,lapangan sepakbola!
Selena pun pelan pelan membuka pintu rumah Arkan.
HENING,seperti tidak berpenghuni.
Selena tercengang lagi karna didalam rumah Arkan lantai nya dilapisi emas.
Gila sultan parah,batinnya.
"Cari siapa ya mba?."
Selena kaget"cari kak Arkan bi,ada?"tanya selena berusaha tenang.
"Mba temennya mas Arkan?yaampun bibi Seneng denger nya,mas Arkan punya temen akhirnya,yaudah bibi antar kekamar mas Arkan."Ujar nya bahagia,lalu menarik selena untuk mengikuti nya.
__________
Setelah sampai di depan pintu kamar Arkan setelah peninggalan bibi dirumah Arkan Selena pun mengetuk pintu nya,namun tidak ada jawaban didalam sana.
Selena memutuskan mengintip,sedikit demi sedikit pintu nya selena buka.
Terlihat seorang laki laki yang sedang bergetar hebat dibawah selimut.
Selena panik melihat Arkan seperti menggil.
"Kak?kak Arkan?yaampun panas banget."ujar Selena panik menyentuh dahi Arkan.
"Kakak gapapa kan?kak?aduhh ayo kak kedokter ayo."panik selena menarik narik tangan Arkan.
Namun Arkan tetap memejamkan matanya.
"Aduhh aku harus ngapain yaampun kakak ngapain aja sih kemarin?"tanya Selena namun tetap tidak dijawab Arkan.
Arkan pun perlahan membuka matanya.
"Ngapain kamu kesini?"tanya Arkan.
"Yaampun kak Kakak gapapa?ayo kedokter kakak demam."ujar Selena.
"Gausah,pergi dari rumah aku sekarang!"tolak Arkan dengan nada lemah.
"Kemana aja kamu,kamu bilang aku kakak kamu,apa maksud nya kamu bikin harapan ke aku tapi kamu juga yang hancurin mau kamu apasih Selena sekarang kamu pergi."Marah Arkan namun nada nya terdengar sangat lemah dan lirih.
Selena tidak menjawab kata kata Arkan.
Apa ini saatnya untuk Selen bilang bahwa pernyataan Cinta nya hanya sekedar permainan?
To be continue
_______
Jangan lupa vote dan coment sahabat
-Kekeyi😘
KAMU SEDANG MEMBACA
Possessive Boyfriend
RomansaSelena Lizabeth yang terjebak dalam permainan truth or dare dan harus menyatakan perasaan yang sebenarnya tak pernah Selena rasa kan pada Arkan Pradipta permainan yang membawa Selena pada Dunia Arkan yang sebenarnya tidak Selena inginkan. Arkan yang...
