12. Plat HOS 0901

163 19 4
                                        

Mohon maaf sudah menunggu Iama untuk kelanjutan cerita ini, penulis sebenarnya sudah kehilangan minat tapi untuk para readers setiaku, aku akan tetap lanjut sampai tamat.

Kalian tentu tau kan cara menghargai karya seorang penulis ⭐ + 💬

📖Selamat Membaca📖

"Apa detak jantungku bisa berbohong?"

Tzuyu menatap serius manik Taehyung.

Tunggu, mengapa jantungnya berdetak sangat cepat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tunggu, mengapa jantungnya berdetak sangat cepat. Untuk sesaat ia kehilangan fokus. Dia hendak menyahut, tapi....

"Buwahahaha... kamu percaya banget" Taehyung menepuk bangga dadanya."Aktingku bagus banget yah." ia mencubit jenaka pipi Tzuya tanpa dosa. Tak peka jika gadis di depannya marah.

Gadis Chou menepis kasar tangan Taehyung, "Apa menurutmu aku ini lelucon?" teriak Tzuyu nyaring hingga semua orang menoleh. Dia lalu beranjak berdiri dan tergopoh men-scan kartu untuk membayar ongkos bus. Entah mengapa ia sangat kesal oleh kelakar Taehyung. Biasanya juga tidak pernah dimasukkan ke hati.

Taehyung segera mengejar pergerakan gadis Chou. Ia terus memanggil walau diabaikan. Namun kaki jenjangnya tidak sulit menyusul, dia berhasil menarik tangan perempuan itu. "Ku mohon maafkan aku, aku cuma mau mencairkan suasana tapi caranya kurang pantas."

Tzuyu menelisik mimik pria Kim yang tampak dipenuhi oleh rasa bersalah. Rasa iba muncul, ia kemudian berdehem dan mencubit gemas perut Taehyung bertubi-tubi. "Makanya jangan jahil terus." Taehyung tergelak dan terus meminta ampun. Mereka akhirnya terpingkal bersama dan kembali berdamai.

Pria Kim menggigit sekuntum mawar yang entah didapatnya dari mana dan memberikannya pada gadis Chou.

Pria Kim menggigit sekuntum mawar yang entah didapatnya dari mana dan memberikannya pada gadis Chou

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Terima lah ini sebagai permintaan maaf ku."

Tzuyu mengambilnya lalu tersenyum gembira, ini pertama kali seorang lelaki memberinya bunga mawar. Serta merta dadanya membuncah bahagia.

Untungnya hujan sudah reda. Kalau tidak, keduanya akan mandi lagi. Semilir angin dingin berembus menusuk kulit, Tzuyu menggigil kedinginan karena bajunya masih basah. Taehyung sontak menyampirkan jaketnya demi menghangatkan badan gadis Chou. Walau sempat menolak karena tak enak hati, Tzuyu akhirnya mengizinkan benda itu membalut tubuhnya.

"Mari aku antar."

Tzuyu hendak membuka mulut menolak namun Pria Kim lebih dulu meletakkan jari telunjuk di bibir. "Ssssttt! jangan banyak protes, aku gak mau mendengar kata TIDAK."

Tzuyu merotasikan malas bola matanya. "Kau menang tuan Kim." balasnya pasrah.

Dasar cowok tukang atur!

Baru berjalan beberapa langkah, sebuah mobil hitam berkecepatan tinggi melaju ke arah mereka.

Baru berjalan beberapa langkah, sebuah mobil hitam berkecepatan tinggi melaju ke arah mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Taehyung yang menyadarinya langsung menarik Tzuyu dalam pelukannya dan menghindar bersama. Mereka sampai harus jatuh terguling ke tepi jalan.

"Ah, perih" Taehyung melengguh kesakitan karena siku dan lututnya berdarah. Menjadikan dirinya sebagai tameng ternyata menyebabkan luka pada tubuhnya akibat bergesekan dengan aspal.

Tzuyu menghentikan taksi dan masuk bersama Taehyung. Mereka menuju kediamannya sekarang

💔✌️💔✌💔

Tzuyu mengobati luka pria Kim dengan telaten. Taehyung hanya menggigit bibir bawah menahan erangan agar tidak keluar. Dia tetap menjaga image sebagai pria sejati yang tidak boleh tampak lemah di hadapan wanita.

Tzuyu sengaja menekan kuat luka pria Kim. Bermaksud jahil.

"Akh, Juwi... sakit tau, pelan-pelan dong." omel Taehyung.

Tzuyu terkekeh pelan, ia mulai senang mengerjai pemuda itu. Ada rasa sensasinya tersendiri.

"Oh iya, tadi aku sempat melihat plat nomor mobil itu." ujar Tzuyu mendadak.

"Apa!" Taehyung terperangah, Tzuyu memang sangat tanggap dan cepat. "Berapa nomornya?"

"HOS 0901."

Taehyung menggeleng frustrasi. Tidak kenal dengan pemilik plat mobil tersebut. Tentu saja susah melacaknya karena sekarang ia bukan lagi bagian dari anggota kepolisian.

"Apakah gak ada kenalan di kepolisian?"

Taehyung berujar lirih, "tadinya ada, tapi kami udah musuhan." Ia jadi malas harus mengingat sahabat bantetnya yang telah memusuhinya.

"Yaudah, aku punya cara lain" gadis Chou tersenyum percaya diri, membuat lelaki di sebelahnya berubah raut jadi penuh tanda tanya.

"Apa itu?" tanya Taehyung berusaha mengorek informasi.

Bersambung

Ditulis oleh Macuneneng
Kamis, 7 Mei 2020

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 07, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Falling Twice [TaeTzuKook]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang