Tentang sebuah penyelidikan menegangkan dan penuh tipu daya yang sedang dijalani pria bernama Kim Taehyung bersama seorang gadis indigo bernama Chou Tzuyu demi menguak misteri kematian Kim Seok Jin.
Akankah mereka mampu memecahkan misteri hingga akh...
Malam itu suara tembakan kembali terdengar memekak telinga, menggelegar mengisi ruangan. Rupanya Taehyung menembak pistol yang sedang dipegang oleh gadis Chou hingga terpental jauh. Seakan menunjukkan keakuratan, sedikit saja melakukan kesalahan, senjata api tersebut akan menyasar tangan wanita berperawakan jangkung. Perempuan yang biasa duduk di sisi kanan Kim Tae ketika di kelas, lantas mendegus sebal karena dengan mudahnya ia dikalahkan oleh Taehyung.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pemuda berkulit tan bernapaslega sebab pistol itu sudah tak bertengger lagi di jemari lentik Chou Tzuyu. Perlahan namun pasti, pria berparas oriental berjalan mendekat dan berniat menyadarkan gadis tersebut, sebab ia merasa ada yang salah dengan teman sekelasnya itu. Walau merasa tak yakin ketika menangkap sorot mata Tzuyu, ia berpikir mungkin arwah Jeongyeon-lah yang merasuki tubuh Tzuyu.
Naas, bukannya menghindari raga Taehyung yang semakin dekat, perempuan bermata kucing justru mendekap erat tubuh kurus pria beriris coklat dan menempelkan kepala ke dada bidang Taehyung. Seketika pemuda berkepribadian ekstrovert mengeryitkan dahi karena bingung dengan tindakan Tzuyu.
Gadis berIQ 200 lantas mendongak, menatap netra Kim Taehyung dan berseru, "Taehyung percayakan semuanya padaku."
"Hah!?" Alis si mantan polisi nampak bertautan bersama mulut yang sedikit terbuka akibat terkejut mendengar perkataan perempuan cantik yang masih memeluknya erat.
DOR! Sebuahtembakan mengejutkan jantung Taehyung tatkala kehangatan raga Tzuyu menjalar ke sekujur tubuh. Sekali lagi, peluru panas menyasar dinding belakang. Walau tak begitu memahami situasi saat ini maupun perkataan Chou Tzuyu, Taehyung merasa gadis tersebut ada di pihaknya, sehingga dengan segera menyembunyikan Tzuyu ke balik punggung tegapnya demi memberi perlindungan.
Beberapa detik kemudian, sesosok pria paruh baya menyembul dari balik daun pintu. Kim Taehyung mendelik ketika netranya mengenali lelaki yang terlihat muda itu, Song Joong Ki, sang komandan. Sementara itu, Joong Ki mendecak kesal saat Taehyung turut mengarahkan senjata api padanya. Fufu, mereka tampak seri saat ini. Dia pun merasa bodoh karena telah tertipu akting memukau Tzuyu selama ini. Ia pikir siswi SMA itu akan membunuh Taehyung malam ini karena menuduh pria tampan itu sebagai pembunuh Yeong Gi.
"Apa yang sebenarnya terjadi? Bukannya anak itu udah kusuntik?" gumam sang komandan dalam hati.
Tak ada pilihan lain bagi pria bermarga Song selain menghabisi nyawa Taehyung maupun Tzuyu saat ini, sebab semua kejahatannya akan terbongkar.
"Tawatlah riwayat kalian berdua malam ini!" Song Joong Ki berteriak gusar seraya menekan pelatuk pistol lantaran rencananya berjalan tidak mulus.
Baku tembak pun tak terelakkan. Keduanya juga bergerak lihai ke sana kemari, mencari dinding penghalang demi menghindari lesakan peluru. Sementara itu, Tzuyu masih setia berada di belakang tubuh Taehyung yang sibuk mencari celah sang komandan.