PART FIVE

1.7K 134 18
                                        

Sepulang dari makan malam mereka, Leon menyerahkan Lizzie pada Maribell yang tampaknya sangat membutuhkan kehadiran Lizzie. Walau sesungguhnya Leon ingin berbincang bersama Lizzie prihal latihan Jacob di Hyde Park tadi siang, namun Leon tak ingin membebani Lizzie dengan beberapa pertanyaan penasaran yang bersemayam di benaknya. Tambahan lagi Paman Adam sudah menunggunya di ruang merokok bersama brendi dan Paman Trevor dengan suka rela menunggunya kembali bersama Lizzie agar Leon tak kabur ke kamar dari ajakan merokok Paman Adam.

"Sir Adam mengajakmu minum di ruang merokok." Trevor menyambut kembalinya Leon dan Lizzie. Tatapan matanya mengarah pada Lizzie yang memeluk lengannya. "Apakah makan malam kalian menyenangkan?"

Lizzie tersenyum lebar. "Tentu saja. Apakah Marie sudah pulang?"

"Aku menunggumu bersama Dad." Maribell memunculkan dirinya dari balik tubuh jangkung ayahnya. "Kau harus cerita tentang harimu di Hyde Park." Lalu Maribell melihat Leon yang membuka jaket. Senyumnya terkembang, sejenak rasa cemas atas diamnya teleponnya yang tak disambut Jacob serta debaran anehnya pada Allan, menguar perlahan saat melihat wajah lembut Leon.

"Apa kau lama di London?" Maribell bertanya pada Leon.

"Kurasa sekitar dua pekan." Leon menjawab sambil tersenyum. "Aku akan menonton Ascot dari kursi standar saja." Ia tertawa, menyadari aturan siapa saja yang bisa duduk di bangku-bangku spesial di Ascot yang sekelas para bangsawan Inggris.

Maribell mencibir. "Well, jika kau menggunakan nama kakekmu kuyakin Jacob bisa mengurus kursi untukmu di Ascot."

Leon tertawa dan menatap Lizzie yang tampak tak sabar berbicara dengan Maribell. "Harimu menyenangkan?" ia bertanya pada Maribell.

Maribell mendongak ke arahnya. Ia tertawa lebar dengan bangga. "Aku mendapatkan tawaran sebagai model kosmetik untuk brand dari Lady Scarboro..."

"Scarboro?" tanpa sadar Lizzie mencetuskan nama itu dengan suara lantang. Seketika tiga pasang mata menatapnya dengan heran akan antusiasmenya menyebut nama keluarga itu.

Maribell mengangkat alisnya. "Kau mengenal Lady Scarboro?" ia memandang lekat Lizzie yang segera menutup mulutnya.

Lizzie merasa salah tingkah. Saat nama itu diucapkan Maribell, ia langsung teringat pada sosok langsing yang melompati pagar latihan lintasan kuda di Hyde Park, berbicara dengan Basil Davies bahkan lady itulah yang diajaknya berbicara saat bertanya tentang pria berambut panjang itu. Bukankah katanya wanita itu adalah tunangan Basil Davies seperti yang dikatakan Jacob? Dan Lizzie telah bertanya tentang di mana keberadaan tunangan wanita itu seakan tak menyadari hubungan keduanya. Ya Tuhan! Namun Lizzie menekankan pada dirinya bahwa bukankah itu hal yang wajar ketika ia merasa penasaran akan seseorang? Untuk hal itu Lizzie memaafkan dirinya sendiri.

Pertanyaan Maribell ditampiknya dengan santai. "Jacob membicarakan nama itu saat di Hyde Park."

Maribell tertawa sumbang. "Dia adalah pemilik Ladies Magazine..."

"Seorang lady dari keluarga bangsawan Skotlandia. Berpengaruh besar dalam beberapa bisnis fashion. Ayah dan ibumu cukup mengenal wanita muda itu." Trevor menjelaskan tanpa diminta. Tatapan matanya mengarah pada Lizzie. "Lebih baik kau berbincang dengan Marie saja. Ayahmu sudah menunggu Leon."

Lizzie mengenali nada bicara Trevor yang menyiratkan bahwa kau tak perlu mencari tahu soal sang Lady. Mungkin Trevor akan bersikap waspada jika saja tahu bahwa nona mudanya yang lincah dan selalu berlindung aman di lingkungannya selama ini sudah nekat mencari tahu tentang Basil Davies. Naluri Lizzie mengatakan bahwa tak hanya Trevor, bahkan Jacob sepertinya tak ingin bicara banyak soal pria itu. Lizzie akan menunggu Jacob kembali dari apartemen Delilah.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 22, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

MEET TWO MENTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang