episode 3

88 35 7
                                    

  happy reading

Setelah kami menyelesaikan perundingan tentang lomba  tadi gurupun masuk kekelas kami dan mengajar kami beberapa jam pun berlalu dan bel istirahat pun berbunyi

"baik anak-anak kita lanjutkan di minggu depan selamat siang"ucap buk lili guru fisika

"baik bu selamat siang"ucap kami sekelas serentak

Buk lili pun keluar dari kelas kami
"wahh kepala gue rasanya mau pecah sama tuh rumus"ucap nisa sambil memijit kepalanya

"emang  lu aja,gue juga pening sama tuh rumus-rumus"ucap cici sambil memasukkan buku ke dalam tasnya

"eh ci,ra kantin yuk gue lapar nih gara-gara tu rumus"ucap nisa sambil memegang perutnya

"ayo,ra lo ikut kita ia,gue lihat selama ini lo gk pernah kekantin dah" ucap cici dan diangguk oleh nisa yang didengar satu kelas

"eh ia ra lo enggak pernah tuh kita lihat dikantin dikelas mulu perasaan"ucap bella

"oke mulai sekarang lo harus ikut kita kekantin oke benar gk semua"ucap nisa dan di iya kan satu kelaz

"eh enggak usah deh gue di kelas aja dari gue di kantin di bully lagi gue"ucap ku sambil mengeluarkan hp dari sakuku

"enggak ada yang akan bully sahabat gue ini kalau ada yang bully sini hadapin kita semua ia enggak teman-teman"ucap cici dan diangguk oleh nisa

"benar tuh yang dibilang cici"ucap nisa meyakinkan ku

"oke gue ikut kalian semua  kekantin"ucapku pada semua teman-teman ku

"oke ayok kekantin sekarang"ucap bagas

Skip kantin

"Ih itu anak cupu napa dah disini"

"Iyuhh gue enggak sudi temenan ana tu anak cupu"

"Eh itu anak cupu pergi sana"

"Ganggu pemandangan aja dah tu cupu"

"Pindah sekolah aja sono"

Dll

Itu lah yang ia hindari selama ini bully satu sekolah padanya

"eh kalian kenapa jelek-jelekin raya ha"ucap cristan

"eh emang lo siapanya"ucap salah satu siswa perempuan

"gue temannya awas aja lo jelek-jelekin raya lagi habis lo sama kita semua"ucap cristan dengan tatapan tajam

Mereka pun merasa takut pasalnya para anak cewe mau cowo pinter beladiri makanya mereka takut

Kami pun duduk dibangku kantin dan memesan makanan

"eh kalian mau pada makan apa biar gue yang pesanin"ucap agnes

"samain aja biar cepat kita kan ada 35 siswa"ucap cici pada agnes

"bakso sama jus jeruk aja oke semua"ucap nisa dan diangguk oleh semua

" oke nes pesan bakso sama jus jeruk dingin oke" ucap nisa pada agnes

Dan agnes pun pergi untuk memesanya

"eh ra lo mau latihan nyanyinya dimana ra" ucap dimas kepadaku

"mungkin dirumah aja dirumah juga ada gitar kok"jawabku

"eh latihan disekolah aja sekalian di aula musik pas jam pulang kita semua pada kumpul disitu"ucap cristan

"oke kalau gitu raya latihan diaula musik aja biar kita semua bisa pada dengar suara lu ra"ucap dimas

"oke gue akan latihan di aula sekolah pas jam pulang sekolah tapi gue latihannya mulai besok ia"ucapku

"oke"ucap dimas

Dan agnes pun datang dan beberapa siswa membawa nampan berisi bakso  dan jus jeruk yang mereka pesan

"oke selamat makan"ucap agnes

Dan kami pun semua menyantap makanan kami masing-masing dan setelah kami selesai makan dan membayar makanan kami bel masuk jam pelajaran terakhir berbunyi kami satu kelas berjalan menuju kelas kami
Sesampainya kami dikelas kami langsung duduk dikursi kami masing-masing dan guru pun datang.

Dan setelah 3 jam belajar bahasa indonesia bel pulang pun berbunyi

"baikah anak-anak kita lanjutkan dilain hari selamat siang"ucap pak doni guru b indonesia

"siang pak"ucap satu kelas

"ra lo pulang sama siapa"tanya nisa

"gue pulang nak bis"jawabku

"lo pulang sama kita aja yok"ucap cici

"eh enggak usah gue mau pergi ketemu sama seseorang"jawabku berbohong

"oh ya udah kita duluan ia lo hati-hati ra bay"ucap nisa sambil melangkah keluar kelas

"ia kalian juga hati-hati"ucapku

Saat aku sudah sampai digerbang sekolah kulihat kedua orang tuaku sedang berpelukan dan mencium kakak jesika mereka langsung pergi meninggalkan aku seakan aku tidak ada bagi mereka.

Hatiku teriris namun aku tak boleh sedih aku harus kuat dengan situasi seperti ini.

      Aku pun keluar sekolah dan pergi ke halte bus dan aku menunggu bus untuk pulang kerumah.

Jangan lupa vote and coment

RAYA APRILIA QUEENSHATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang