Jira langsung memasukkan kembali hp-nya setelah membaca balasan Whatsapp dari Mark itu. Ia berpikir bahwa Mark jahat, namun benar. Pria itu juga pasti punya urusan yang harus diurusnya sendiri.
Santai Ra, kalo hidup lo masih panjang, lo gak akan kenapa-napa gimana pun caranya. Batinnya.
"Lo kok tau daerah ini sih, Hye?" Tanya Jira pada Sohye, masih berusaha dengan nada tenang.
Namun tiba-tiba Sohye meminggirkan mobilnya. Si pemilik mobil menekan tombol yang membuat semua pintu terkunci.
Ia menoleh pada Jira. "Lo gak takut?"
"Gue gak ngerti apa maksud lo. Ayo jalan lagi, restorannya di mana?" Perlu Jira akui, kali ini suaranya terdengar mulai bergetar.
Detik selanjutnya adalah Jira yang menatap wajah Sohye yang membuatnya takut. Kemudian ia dibuat makin ketakutan ketika Sohye mengeluarkan benda tajam dari dalam tas-nya.
"Sekarang lo takut kan!? Cepetan bilang kalo lo takut!" Ucap Sohye sambil mengacungkan pisau tersebut ke arah Jira.
Jira bergetar, yang berarti ia sudah benar-benar ketakutan.
"Gue gak takut" Ucap Jira datar, meskipun jauh di dalam hatinya ia menjerit ketakutan.
Sohye mengeraskan rahangnya sambil menatap Jira penuh emosi. "BERANI YA LO!"
"Kenapa gue harus gak berani?" Balas Jira tenang— ralat, malah lebih terkesan menantang.
Jawaban Jira itu membuat Sohye menaruh pisau tersebut di sebelah leher Jira.
"Lo mau apa dari gue?" Tanya Jira.
"GUE MAU LO NGERASAIN HAL YANG SAMA KAYAK GUE!"
Sret
"Aw.." Ringis Jira setelah wanita gila itu menggores lehernya dengan pisau yang sedang digenggamnya.
Namun Jira tidak melawan, ia menatap Sohye dengan tatapan menantang.
"Hey Siri"
Ucapan Jira itu membuat Sohye mengerutkan dahinya bingung.
"I'm listening.."
"Call my sibling on Whatsapp!" Lanjutnya.
"CANCEL!" Teriak Sohye kemudian.
"Canceled"
"Hey Siri! Call my sibling on Whatsapp with loud speaker!!"
"CAN—"
"Calling Kak Jaehyun on Whatsapp. Loud speaker on"
Setelah ini Jira akan berterima kasih pada Jaehyun yang masih mengaktifkan Whatsapp-nya padahal sedang sibuk.
"Halo Ra?"
"KAK JAEHYUN TOLOOOONG!"
Jira memilih untuk tidak bergerak karena pisau yang dipegang Sohye masih di sebelah lehernya dan kapan pun bisa bergerak.
KAMU SEDANG MEMBACA
you, you, you ; marklee
Fiksi Penggemarc o m p l e t e d "Itu mah emang kamu born to be Mark's bucin!" Udah dijauhin, diselingkuhin bertaun-taun, terus akhirnya ditinggal nikah. Tapi Jira tetep aja sayang sama Mark. Lika-liku kehidupan Jira bersama teman oroknya, Mark. ⚠️ please do not c...
