saat sampai di rumahnya Fitri tetap menangis, dia yang terus memikirkan sikap sahabatnya Hasanah. walaupun memang Fitri juga menyukai sang ustad Fahri namun ia tidak bisa membiarkan hati sahabatnya terluka. Datanglah bunda ketika bunda melihat wajah Fitri yang sedang bersedih.
"assalamualaikum bunda." ucap fitri sambil menangis.
"waalaikumsalam Fitri kamu kenapa? kamu sakit? atau kenapa cerita dong sama bunda" ucap bunda sangat khawatir sambil memegang bahu Fitri.
*Fitri selalu menceritakan hal apapun yang terjadi pada dirinya karena Fitri sudah menganggap bunda juga sebagai sahabatnya yang siap mendengarkan curahan hatinya*
Fitri menceritakan semua yang terjadi pada dirinya dan sahabatnya hari ini...
" apa yang harus fitri lakukan Bun?Fitri nggak mau kehilangan sahabat Fitri Bun"
"Fitri anak bunda, ya udah kamu minta maaf aja sama hasanah, pasti dia maafin Fitri kan udah lama Fitri bersahabat sama Hasanah." ujar bunda
"kalau misalnya Hasanah tidak mau maafin Fitri gimana Bun atau Hasanah malah benci sama Fitri gimana? "
"coba saja dulu, kamu sekarangbersihin badan kamu ,makan ,lalu kamu pergi ke rumah Hasanah minta maaf sama dia."
"hmm iya Bun" ucap Fitri sedikit ragu dan memikirkan apa yang akan terjadi setelahnya.
saat ia telah selesai membersihkan badannya, makan, lalu dia pergi kerumah Hasanah di sepanjang perjalanan dia berdoa semoga Hasanah bisa memaafkannya nya , dan bersikap seperti dulu tidak ada apa-apa.
***
sedangkan saat Hasanah di rumah ia tidak mau diganggu oleh siapapun saat adiknya ingin bermain dengannya ia malah menghiraukan adiknya tersebut dan uminya bertanya keadaannya ia pun menghiraukannya. Hasanah sangat merasa sedih, dia pergi kekamarnya saat ia membuka tasnya dan ia menemukan buku yang ia pinjam dari Fitri, ternyata di buku itu ada terselip buku diary milik Fitri, Hasanah lalu membukanya ada tulisan yang menceritakan kekaguman Fitri kepada seseorang
"Fitri nulis kata-kata tentang kekaguman Nya kepada seseorang ?apakah itu ustad Fahri?" ucap fitri
lalu ia membuka lembaran berikutnya dan Hasanah menemukan tulisan Ust. FAHRI❤️, rasanya makin tersayat hati Hasanah ia tak menyangka sahabatnya Fitri melakukan itu kepada dirinya. Hasanah menangis dengan sejadi-jadinya , ia melempar buku diary itu dan mengucapkan
"Aku benci Fitri " ucap Hasanah sambil menangis dengan sejadi jadinya.
lalu Hasanah izin kepada umi nya untuk pergi ke taman komplek, untuk sedikit menenangkan dirinya.
****
lalu Fitri datang ke rumah Hasanah, saat Fitri mengucapkan..
"assalamualaikum" ucap fitri
"Wa'alaikumsalam , eh fitri mau ke Hasanah ya?"
"eh umi, iya umi ada Hasanah nya ?" ucap fitri sambil menyodorkan tangan nya mencium tangan umi hasanah.
"Baru saja dia keluar, memang nya ada apa , ko Hasanah keliatan sedih kalau boleh umi tau ?" tanya umi Hasanah keheranan
"biasa umi, Persahabatan" ucap fitri sambil tersenyum
" oh seperti itu , yaudah susul gih , semoga kembali baik- baik aja ya " ujar umi
"aamiinn ... iya mii Fitri berangkat dulu ya susul Hasanah, assalamu'alaikum" ucap Fitri sambil pamit .
*****
Saat di taman....
terlihat Hasanah sedang menangis, didepan kolam ikan di taman , dan membawa sebuah buku tulisan, Fitri ragu untuk menghampiri Hasanah.
"assalamu'alaikum ?" ucap Fitri dengan nada halus
"wa'alaikumsalam" ucap hasanah sambil menoleh dan berdiri menghampiri fitri.
Fitri melihat mata Hasanah yang lebam seperti bekas menangis.
"Hasanah , tolong jangan seperti ini! itu semua hanya hal biasa saja, aku g mau kehilangan sahabat yang sangat aku sayangi!" ucap Fitri sambil menangis
"untuk apa kamu bilang seperti itu hah? hey bukan kah kamu juga suka sama ustadz fahri, untuk apa aku bercerita panjang tentang perasaan aku ke kamu, sedang kan kamu juga suka sama ustadz fahri, tega kamu fitri!" ucap hasanah sambil menangis namun tak melihat pada fitri.
"Hasanah! hanya karena laki-laki kamu mau menghilangkan persahabatan kita?" ucap Fitri dengan menarik tangan hasanah.
"apa? aku? liat pada diri kamu fit , siapa yang membuat aku seperti ini, kamu. Disini aku yang sakit fit kamu mendukung aku tapi sendirinya kamu yang tusuk aku dari belakang. fikir fit!" ucap Hasanah lalu menatap fitri dengan penuh amarah.
"apa maksud kamu?"
" apa ini?" sambil memperlihatkan buku diary fitri yang terselip di buku pelajaran yang dipinjam Hasanah.
"hah itu kan ..." ucap Fitri terkejut
" iya !!! cukup jelas semua ini , sudah lama kita bersahabat namun ini hasilnya "
" Hasanah, aku minta maaf. iya !aku jujur, aku kagum sama ustadz Fahri , tapi aku mencoba buat hilangin itu semua demi kamu."
suasana semakin penuh dengan kesedihan..
" aku sudah menganggap kamu seperti saudara bukan sahabat fit , punya salah apa aku? aku tidak percaya kamu seperti ini sama aku fitt" ucap Hasanah sambil melempar buku diary itu kedepan fitri.
" Hasanah aku minta maaf " fitri terus menangis dan mencoba meraih tangan Hasanah.
"enggak! aku ngk mau bersahabat dengan seorang pengkhianat, dan munafik seperti kamu!" ucap Hasanah melepaskan genggaman nya dan pergi meninggalkan Fitri seorang diri.
Fitri hanya terdiam, mendengar kata kata yang barusan Hasanah katakan sudah membuatnya terjatuh dalam, fitri tak menyangka bahwa persahabatan nya berakhir dengan mempermasalahkan seorang ikhwan.
fitri pulang...
" Emang ini salah ku, aku yang tidak bisa mengendalikan fitrahku, terdiam dan menyesal atas apa yang telah kulakukan dan kurasakan. terjebak dengan rasa yang sangat sulit ku hilangkan, kini persahabatan tinggallah hanya menjadi sebuah kenangan, yang entah akan kembali untuk mengenang atau pergi tanpa jejak meninggalkan beribu-ribu kenangan."
Fitri tidak menyangka dengan kejadian semua ini memikirkan kesalahannya terhadap sahabatnya dia berpikir dia memang seorang penghianat seorang munafik yang pantas iya akan dibenci oleh sahabatnya yang akan dijauhi oleh sahabatnya. Fitri menangis dengan sejadi-jadinya persahabatannya terputus hanya karena seseorang laki laki.
....
....
....
Gimna ? udah kebayang gimana sakit nya dikhianati 😖😰😁 eaaa
sekian dulu ya..
boleh ada tambahan ni boleh komen aja💬📝
jangan lupa vote 📣😊
mari berteman👥
next part 6 👋
KAMU SEDANG MEMBACA
Apakabar Hati?
Fiksi Remajasemua adalah rencananya... mohon maaf bila ada kesamaan dalam cerita , nama tokoh dan juga alaur ceritanya..😊 Mari berkarya,,👋😉
