***
Di koridor sekolah, terdapat seorang pemuda yang sedang berjalan dengan tatapan lurus ke depan tanpa menoleh sama sekali. Sorot matanya yang terlihat tajam, aura kharismatik yang dimilikinya mampu membuat menarik perhatian banyak orang. Terlebih lagi, dia juga mempunyai postur tubuh yang tinggi, kulit putih serta rambut bergaya belah tengah yang membuatnya tampak semakin menawan.
Tidak heran juga, jika banyak sekali gadis-gadis yang menyukai Arga. Bahkan tak jarang dari mereka yang selalu tiba-tiba menyatakan perasaan cinta duluan pada Arga. Meski begitu, Arga tidak pernah menanggapi hal tersebut.
Pemuda ini bernama Arga Leonardo Rajendra— yang kerap dipanggil Arga. Selain menjadi pelajar di sekolah, dia juga menjabat sebagai ketua geng motor yang dibuat oleh dirinya sendiri. Birawa. Itulah nama geng motornya. Banyak orang yang mengatakan bahwa komplotan geng motor adalah perusuh yang merepotkan semua orang, padahal kenyataan Arga membentuk geng motor ini hanyalah sebagai bentuk solidaritas dan menjalin pertemanan yang kuat.
Tidak itu saja, Arga juga yang memang dikenal sebagai sosok pemuda yang berhati dingin, angkuh, dan cukup menakutkan ini, bisa membuat siapapun orang yang berhadapan dengannya akan merasa ketakutan setengah mati. Ah, satu lagi. Dia juga bagian dari keluarga Rajendra, atau lebih tepatnya adalah anak tunggal dari kepala keluarga yang bernama Arnold Rajendra. Semua orang sangat mengenal— siapa itu Arnold. Seorang pengusaha terkenal, dan memiliki bisnis di mana-mana.
Bruk
Seorang gadis menabrak bahu Arga cukup keras, Arga terkejut dan gadis itu hampir saja terjatuh ke bawah.
Reflek gadis itu memegangi kedua pundak Arga untuk menyeimbangkan posisi tubuhnya supaya tidak terjatuh. Sedangkan Arga, hanya diam tanpa berniat membantu sedikitpun.
Sampai akhirnya posisi gadis itu sudah di rasa seimbang, sepasang bola mata yang dimiliki keduanya saling bertabrakan. Mereka berdua sempat mengunci pandangan itu beberapa detik.
'Ganteng banget.' batin gadis itu dalam hati.
Bruk
Seketika lamunan gadis itu mendadak buyar. Sebab tiba-tiba Arga menjatuhkan tubuhnya kelantai begitu saja. Tentu saja hal tersebut membuat gadis itu meringis kesakitan, sedangkan Arga hanya menghela napas kasar.
"LO...!"
Tanpa mengatakan sepatah kata apapun, Arga kembali berjalan tanpa memperdulikan gadis asing itu. Toh, dia juga tidak perduli dengan apa yang dilakukannya tadi. Lagipula, ini salah gadis itu sendiri karena sudah menyentuh tubuhnya, bukan? Ingat, Arga paling tidak suka disentuh oleh siapapun.
"BENER-BENER COWO KURANG AJAR LO!" teriak gadis itu, atau lebih tepatnya bernama Indira Felicya, yang kerap dipanggil Ara. Dia memiliki sifat cukup bar-bar di sekolah ini. "NAJIS, GUE SUMPAHIN MUKA GANTENG LO ILANG!"
Semua puluhan mata menatap Ara tidak percaya. Sepertinya Ara sedang mencari mati, pikir mereka semua. Lagi pula siapa yang tidak terkejut melihat ada seseorang yang berani membentak Arga di depan umum? Semua orang pun tahu, bagaimana sifat yang dimiliki oleh Arga, yang membuat siapapun orang yang berhadapan dengannya akan ketakutan. Salah tidak salah, mereka lebih memilih untuk meminta maaf duluan pada Arga, ketimbang harus berurusan lebih panjang dengannya.
"Kena lo! Balikin make up gue!" pekik gadis yang memiliki rambut panjang sekaligus pirang, menahan bahu Ara. Satu tangannya dia ulurkan ke depan untuk meminta pouch make up yang baru saja di curi oleh Ara.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARGA [TERBIT]
Fiksi Remaja[BUKU SUDAH TERSEDIA DI TOKO BUKU ONLINE] [Atau di shopee : salenovel] Arga Rajendra adalah sosok laki-laki berhati dingin, angkuh dan tak peduli pada siapa pun, selain keluarga dan teman dekatnya sendiri. Ada rumor yang mengatakan, bahwa siapapun...
![ARGA [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/228122972-64-k323698.jpg)