Chapter 9 : UwU

2.6K 423 85
                                        

SELAMAT MEMBACA🤗

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

SELAMAT MEMBACA🤗

Pagi pagi ini, Rosé bukannya dihadiahi tawaan ataupun sapaan dari kedua sahabatnya malah mereka kini tengah bertengkar.

"OCHI!" teriak Jihyo kesal.

Dengan malas gadis berpipi tembem itu menoleh, "Apasi, hyo?"

Jihyo menggoyangkan tangan Rosé sambil memandang malas Eunha yang sudah hampir mau menangis.

"Kalian kenapa sih?!" tanya Rosé yang sudah kesal dengan keadaan sekarang.

Jihyo menceritakan semuanya dari awal. Berawal dari kemaren mereka berdua membeli beha, berakhir Eunha mengutang pada Jihyo lantaran uangnya ketinggalan di rumah sepupunya.

Memang ngeselin sih, ya namanya juga Eunha.

Rosé menggelengkan kepalanya, "Berapasih harga beha kalian?"

"2 juta chi, kemaren Eunha beli empat jadi delapan juta."

"Buset, gue gatanggung ha, bye bye," Rosé langsung nyelongong pergi dari sana daripada disuruh bayar delapan juta.










Bel istirahat pertama telah berbunyi, Doyoung segera menuju kelas Rosé yang berada dilantai satu. Doyoung menghampiri Rosé dengan bersenandu ng kecil.

Keadaan Rosé kini sudah membaik, maka diri itu ia masuk sekolah. Mungkin karena dijenguk sang pacar?

Laki-laki berpostur tegap itu kini hanya diam dan bersandar pada tembok kelas Rosé. Mata Doyoung celingak-celinguk mencari keberadaan sang pacar. Rupanya sang pacar tengah bercanda ria dengan Jaehyun, yang kebetulan teman sekelasnya.

Doyoung segera berjalan memasuki kelas dengan wajah sedikit kesal. Doyoung menghampiri meja yang diduduki Rosé, lalu menarik paksa tangan Rosé.

Dibawanya Rosé keluar kelas dan meninggalkan Jaehyun dan Jihyo serta Eunha dengan wajah bingung.

Rosé menghempaskan tangan Doyoung kasar, "Mau kakak itu apa sih?!" tanya Rosé sedikit kesal.

"Kan udah aku bilang, jangan deket deket cowok lain selain aku!"

Rosé mengkerutkan dahinya heran, "loh?"

Sang Pacar tersenyum kesal, "Ck," laki-laki tampan mengajak Doyoung lalu menautkan jari jari manisny pada Rosé. Jangan tanyakan wajah Rosé, sudah bersemu merah semua.

✍✍✍

Baru saja memasuki kantin berduan, mereka sudah mendengar banyak yang membicarakan mereka berdua. Ada yang berbicara mereka kagum pada kedua pasangan itu, ada pula yang sinis pada Rosé.

Ketua OsisTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang