Hal yang paling menyebalkan dalam hidup Do Kyungsoo selama 26 tahun ia hidup adalah bertemu kembali dengan mantan kekasihnya yang hampir sudah ia lupakan sosok brengsek tersebut di dalam hidupnya.
Warning!!!
• ini cerita BxB
• cerita sendiri murni d...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Guys... Kai itu bukan mafia, Kai itu cuma pemilik perusahaan kecil kecilan aja. Kayak perusahaan pembangunan resort & hotel, trus punya brand pakaian pria yg udh terkenal ☺
***
Kyungsoo tidak ada berhentinya menatap Kai yang saat ini sedang mondar mandir di hadapannya sambil menggigit kuku kuku jarinya. Kyungsoo tau jika pria tan itu sedang takut dan gugup, cara meredakannya adalah dengan memeluknya kemudian mengucapkan kalimat yang membuat mantan kekasih sekaligus atasannya itu menjadi tenang. Sayangnya Kyungsoo tidak bisa melakukan hal tersebut lagi karena sadar dengan posisinya, sekarang ini Kyungsoo hanya seorang sekretarisnya bukan lagi kekasihnya.
Sejak aksi kejar kerjaan dengan anak buah si Mafia brengsek tersebut. Kyungsoo dan Kai berakhir disebuah desa kecil yang terdapat di Busan. Mereka menginap disebuah kamar yang sangat kecil yang hanya terdapat satu ranjang saja. Kyungsoo yang masih duduk di lantai marmer sana dengan wajah lelahnya sedangkan Kai yang masih setia mondar mandir sambil sesekali menghubungi seseorang.
Kyungsoo ingin tidur sebenarnya tapi melihat Kai yang tidak ada lelahnya mondar mandir jadi dia urungkan karena yah dia merasa tidak enak. Pasalnya Kyungsoo yang membuat masalah dengan si Mafia brengsek itu, jadi yah Kyungsoo merasa bersalah terhadap itu. Tapi itu bukan sepenuhnya salahnya juga, salahkan si Mafia Brengsek tersebut.
"Kenapa kau keluar dari mobil? Aku menyuruh mu untuk tunggu didalam mobil, Do Kyungsoo" Kata Kai sambil terduduk dihadapan Kyungsoo.
Kyungsoo menundukan kepalanya. "Aku ingin menghampiri mu agar kau bisa mengurusi urusan mu dengan cepat dan kita kembali pulang ke Seoul atau mencari hotel untuk bermalam disini"
Kai tidak tega untuk memarahi Kyungsoo yang terlihat sangat lelah. "Terus kau- kenapa kau memukuli pria tersebut hingga babak belur begitu?"
"Dia meremas pantat ku. Aku marah dan kesal jadilah aku mengeluarkan jurus Judo ku itu untuk membalas perbuatannya" Jelas Kyungsoo dengan perasaan yang mengebu ngebu saat mengingat kejadian tersebut.
Kai menghelakan nafasnya pelan sesekali dia tertawa karena mendengar penjelasan dari mantan kekasihnya itu. "Aigoo... menggemaskannya"
"Aku tidak terima jika ada seseorang yang melecehkan ku" Gumam Kyungsoo sambil membuat pola acak pada karpet karet dengan menggunakan jari telunjuknya.
Kai meraih tubuh Kyungsoo untuk masuk ke dalam pelukannya, berusaha menangkan mantan kekasihnya itu yang sedang menahan tangisannya dari tadi. "Tidak apa kau sudah melakukan hal yang terbaik untuk melindungi diri mu. Maaf aku tidak ada disana saat itu"
"Ta-tapi ki-kita dikejar oleh mereka" Kata Kyungsoo dengan sesegukannya.
Oh astaga menggemaskan sekali Kyungsoo dimata Kai. Ia menangkup wajah Kyungsoo, sesekali menghapus air mata yang sudah berani meluncur ke pipi mantan kekasihnya itu. "Tidak apa jangan menyalahkan diri sendiri, okay? Aku juga salah disini karena sudah meninggalkan mu dan membuat mu menunggu lama didalam mobil"