Hal yang paling menyebalkan dalam hidup Do Kyungsoo selama 26 tahun ia hidup adalah bertemu kembali dengan mantan kekasihnya yang hampir sudah ia lupakan sosok brengsek tersebut di dalam hidupnya.
Warning!!!
• ini cerita BxB
• cerita sendiri murni d...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kai memejamkan matanya sebentar lalu kembali menatap Kyungsoo. "Aku ingin membahas alasan kenapa kau meminta untuk mengakhiri hubungan kita"
"Sepertinya aku tau alasan sebenarnya kenapa kau ingin mengakhiri hubungan kita" Kata Kai dengan nada dinginnya.
Kyungsoo menatap takut Kai. Apa Kai sudah tau alasan kenapa dirinya mengakhiri hubungan mereka. Jika Kai sudah mengetahui alasan tersebut, semua ini malah akan bertambah menjadi rumit. Katakanlah Kyungsoo egois, dia tidak ingin kehidupannya kembali rumit semenjak ibu Kai, Hyoyeon mengancamnya beberapa tahun yang lalu.
Nyatanya ancaman dari Hyoyeon untuk membuat hidupnya sengsara benar benar terjadi. Ia ditolak oleh 29 perusahaan itu ulah ibunya Kai.
Jelas Kyungsoo mengetahui hal tersebut. Karena Kyungsoo selalu memeriksa latar belakang setiap perusahaan yang menolak dirinya. Setiap perusahaan tempat Kyungsoo melamar perkejaan dibeberapa perusahaan tersebut yang dimana perusahaan tersebut tempat Nyonya Hyoyeon Kim menginvestasikan uangnya dengan jumlah yang sangat besar disana. Pasti selalu di tolak walaupun Kyungsoo yakin bahwa wawancaranya selalu bagus.
Awalnya Kyungsoo tidak curiga, karena dia merasa fine fine saja jika terdapat 5 perusahaan yang menolaknya. Namun ketika angka 5 itu berubah menjadi angka 20, Kyungsoo jadi curiga jika semua itu adalah ulah tangan seseorang yang ingin membuat hidupnya menderita.
"Aku tidak ingin membahasnya, Kai. Itu masa lalu aku tidak ingin mengungkitnya lagi" Kata Kyungsoo yang sudah berjalan melewati tempat Kai berdiri.
Namun baru Kyungsoo melangkahkan kakinya sedikit dia membalikan tubuhnya guna melihat Kai yang dimana pria tan itu masih tetap dengan berdirinya. "Oh yah tuan Kim, surat resign saya sudah ada di meja anda"
Mereka masih berada disebuah gang sempit samping café yang Kyungsoo datangkan bersama Sehun. Disana sangat sepi hingga mereka leluasa berbicara tanpa kendala.
"Alasan kau meminta putus dengan ku. pertama, kau melihat ku bersama dengan wanita berciuman disebuah bar dan yang kedua kau diancam oleh umma ku untuk memutuskan hubungan kita, right?" Kata Kai yang sudah berhadapan langsung dengan Kyungsoo.
Kyungsoo masih tetap dengan ekspresi datarnya, walaupun dia cukup terkejut dengan perkataan Kai tapi seberusaha mungkin dia tutupi. "Konyol, aku meminta untuk mengakhiri hubungan dengan mu karena aku tidak lagi mencintai mu, tuan Kim"
Kai tersenyum mengerikan, dia berjalan menghampiri tempat Kyungsoo berdiri. "Benarkah?"
Kyungsoo memalingkan wajahnya ke samping waktu Kai ingin menciumnya, dia sedang masa pertahanannya untuk tidak terlihat lemah dimata pria tan tersebut. "Sekretaris baru mu sudah menunggu mu di ruangan mu. Setelah aku membereskan semua peralatan ku- aku benar benar pergi dari kehidupan mu, tuan Kim"
Srek
Bruk
"Akh..." Ringis Kyungsoo karena punggungnya terhantam dinding rumah sana.