terulang

345 29 0
                                        

Enam pekan sudah yeyoon meninggalkan rumah,ia berbahagia dengan wooseok tapi walau saat ini ia berbahagia perasaannya masih terasa kosong karena hubungan nya yang tidak direstui oleh ayahnya
Ia ingin merasakan kebahagian yang sempurna, bagaimana pun keluarga adalah bagian terpenting dari perjalanan hidupnya
Setelah pertualangan panjang yang tak kunjung membuatnya utuh.
Sejauh apapun ia melangkah pergi tapi hatinya selalu rindu untuk pulang

sudah 2 hari ini yeyoon tampak murung dan itu membuat wooseok khawatir
"kenapa sayang...apa yang kau pikirkan"
"apa kau tak bahagia bersamaku" ucap wooseok
"aku bahagia kita bersama tapi ..... masih ada perasaan kosong dalam hatiku ucap yeyoon
"apakah kau merindukan keluargamu" tanya wooseok
yeyoon menunduk tidak menjawab pertanyaan wooseok,tapi wooseok tau pasti bahwa istrinya itu saat ini merindukan keluarganya
"jika kau menginginkan nya,aku tidak
keberatan jika kita sekarang pulang" sahut wooseok
"lagi pula kita harus melanjutkan kuliah,kita tidak bisa melarikan diri terus"lanjut wooseok

"Kau tak apa jika kita pulang"tanya yeyoon
"Tentu saja tidak sayang,demi kebahagian mu apapun akan ku lakukan"ucap wooseok tersenyum
"Kau adalah istriku,kebahagian mu adalah yang terpenting untuk ku"ucap wooseok
yeyoon mengangguk
"tapi ini akan tidak mudah" sahut yeyoon
" kau harus menghadapi ayah ku,itu membuatku takut ucap yeyoon meneteskan air mata
"jangan khawatir sayang aku akan menghadapinya "ucap wooseok
"sekarang kau adalah istriku,tanggung jawabku,tentu aku akan memperjuangkan mu sekuat tenaga,aku berharap kau pun demikian" berjanjilah padaku ucap wooseok

yeeyoon mengangguk menatap wooseok dengan lekat dan memeluknya
"terimakasih.....kau mau memahamiku"ucap yeyoon
"aku mencintaimu" lanjutnya
wooseok tersenyum dan membalas pelukan yeyoon dengan erat

ada sekilas rasa takut menghampiri pikiran nya,wooseok tidak ingin kehilangan yeyoon,perasaan bahagia ini rasanya tidak ingin ia lepaskan, tapi ia juga tidak ingin menahan nya saat yeyoon merindukan keluarganya
semoga saja ayahnya sekarang berbaik hati dan mau menerima hubungan nya

sore ini saat awan awan bergelantung diatas langit yang tampak mendung mereka berdua meninggalkan kota kecil itu menuju seoul
didalam mobil yang wooseok kendarai yeyoon tidak melepaskan pegangan tangannya selama dalam perjalanan hingga sampai disebuah halaman rumah besar milik keluarganya

saat itu yebin sedang berada di halaman ia melihat mobil yang datang ia terus menatapnya dan keluarlah kaka dan seorang pria mereka saling bergandengan

yebin terkejut ternyata kakanya yang datang..
"oennie........."sahut yebin berlari menghampiri kakanya
"aku merindukan mu...."ucapnya kemudian

yeyoon memeluk yebin"aku juga merindukan mu "sahut yeyoon
yebin menoleh sosok pria yang datang bersama kakanya
"apakah ia orang yang kau cintai oennie" tanya yebin
woo seok langsung menjulurkan tangan nya pada yebin untuk mengenalkan diri
"kenalkan aku kekasih kakamu" ucap wooseok pada yebin

yebin menyambut tangan wooseok dan sedikit melongo"oennie sudah menikah" tanya yebin kemudian
yeyoon hanya diam sedangkan wooseok yang menjawab pertanyaan hyebin
"apakah tidak boleh"tanya wooseok pada yebin
"aku senang jika oennie ku bahagia"ucap yebin tersenyum

"ayo kita masuk" ucap yebin ,oemma pasti senang

Kemudian mereka masuk rumah ,yeyoon tampak canggung walaupun dirumah nya sendiri

"oemma ......"oenni pulang teriak yebin
seisi rumah yang tadinya tampak tenang tiba-tiba jadi gaduh

saat itu yejin yang ada di rumah tampak kaget mendengar teriakan yebin dan langsung buru-buru menghampiri sumber suara

dan ternyata benar putri sulung nya sekarang ada dihadapan nya,yejin bahagia sekaligus khawatir dan cepat -cepat ia memeluk yeyoon

"mengapa kau kembali"ucap yejin
"Aku merindukan mu oemma"lirih yeyoon
Yejin terdiam ia hanya memeluk putrinya dengan erat
Kemudian wooseok membuka mulutnya
"kami tidak bisa terus melarikan diri,itu membuat kami tidak tenang sepanjang hari" ucap wooseok
"Lagi pula aku ingin menjalin hubungan yang baik dengan ayah mertua "lanjut wooseok
"Ayah mertua,apa maksudmu ....."ucap yejin
"Kami sudah menikah oemmonie,walau hanya menikah dihadapan tuhan "ucap wooseok
"mulai hari ini kami akan menghadapinya" ucap nya kemudian
"kau tak mengenal suamiku" ucap yejin
"maka aku ingin mengenalnya "ucap wooseok
"Dia tidak akan mengerti cinta kalian"lanjut yejin
"Maka akan ku buat mengerti oemmonie"jawab wooseok
"lakukan lah jika itu menurut mu baik" sambung yejin kemudian
"maka tetap bantulah kami oemonie" sahut wooseok
Yejin tersenyum mendengar wooseok memanggilnya dengan sebutan itu
yeyoon hanya memperhatikan obrolan mereka

kebahagian mereka terusik saat yun bin pulang
ketika ia melihat ruang tamu itu ia melihat sosok yang dicarinya

HYEONIE..................ucapnya

mendengar suara itu sontak saja mereka yang ada disana menoleh

yeyoon terkejut dadanya berdetak kencang tak beraturan karena ketakutan ia menyembunyikan dirinya di belakang punggung wooseok

"KAU BERANI SEKALI MEMBAWA PUTRIKU KABUR " ucap yun bin pada wooseok sambil menarik kerah baju pria itu dan memukulnya

BbuuuuUkkkk

Wooseok tersungkur ia tak melawan
yeyoon menangis menghampiri wooseok dan membantunya untuk bangun ditariknya yeyoon dari dekat woo seok
Oleh yun bin tapi tangan woo seok secepat kilat menahan nya sehingga terjadi tarik menarik
"KAU TAK TAU MALU LEPASKAN PUTRIKU KAU TAK PUNYA HAK "ucap hyun bin emosi
"Aku punya hak,karena dia adalah istriku ucap wooseok
Mendengar hal itu yunbin naik pitam
OMONG KOSONG APA YANG KAU KATAKAN .ucap yun bin kemudian
"Kami sudah menikah ayah walau itu tampa restu mu "ucap yeyoon membuka mulutnya

"Pplaaakkkkk

Tangan yunbin mendarat di pipi wooseok
Sebenarnya tadi yun bin ingin menampar yeyoon tapi berhasil di hadang oleh wooseok
Dan layangan tangan itu mendarat di pipinya pada akhirnya
"Maaf ....paman Aku tak rela istriku terluka "ucap wooseok
Tak sampai disitu kemarahan yun bin menjadi ia memanggil penjaganya memerintahkan untuk memisahkan woo seok dan putrinya
Apa daya wooseok hanya sendiri ia tidak bisa menjaga yeyoon
woo seok dipukuli tidak kenal ampun,ia hanya bisa pasrah
yeyoon meronta menangis mencoba untuk menghentikan anak buah ayahnya memukuli suaminya tapi ia tidak mampu karena tangan nya pun di cengkram oleh yun bin
Yejin berusaha melerai "sudah hentikan, ucap yejin
"Kenapa kau membelanya" teriak yun bin

"dia datang baik-baik kemari dan membawa yeoni pulang apakah itu tidak cukup membuatmu merubah pandangan mu padanya "ucap yejin

"dia mencintai putrimu dengan tulus apakah kau tak melihat itu"
Sahut yejin membela

Mendengar istrinya membela pria itu yun bin semakin marah
Dan memerintahkan pengawal nya menyeret wooseok keluar
Dengan tubuh dan wajah yang babak belur ia diseret ke luar oleh pengawal yun bin
Melihat itu hati yeyoon sangat hancur ketiga kalinya ia dipisah kan dengan woo seok
Karena keinginan nya untuk pulang ia telah mencelakai suaminya,yeyoon menyesali keputusan nya
ia menagis melihat kondisi wooseok tapi ia tidak bisa berada disisinya karena ayah nya mencengkram tubuhnya dengan kuat

ia hanya bisa menyaksikan tubuh suaminya yang sudah tidak berdaya di seret menjauh
Begitu juga dengan wooseok hanya bisa memandang istrinya yang terus menangis ketika tubuhnya sudah tidak berdaya untuk melindunginya

Mereka saling memandang di pikiran nya yakin mereka akan di pertemukan kembali seperti sebelum-sebelum

Tbc

my first love Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang