Changkyun terbangun karena suara berisik di kamarnya, meringis pelan saat tubuhnya terasa remuk namun sedikit terkejut karena ia telah mengenakan pakaian rapi padahal seingatnya ayah tirinya itu tidak pernah repot-repot memakaikan baju padanya setelah puas memperkosanya.
"Nah, anak ayah udah bangun."
Changkyun noleh dan terkejut saat ngeliat ada dua pria paruh baya di kamarnya. Yang satu ayah tirinya dan yang satu lagi Changkyun gak kenal.
"Saya tunggu di luar."
"Baiklah."
Seperginya orang asing itu, ayah tirinya -tuan Park- ngedeketin Changkyun dan langsung narik selimutnya Changkyun.
"Bangun kamu!"
"Aw! A-ayah..."
"Mulai sekarang, kamu layani tuan Lee. Dia udah bayar mahal!"
Changkyun diem, badannya gemetar.
Bayar mahal?
Jadi dia dijual?
"Gak! Aku gak mau!"
"Kamu gak ada hak buat nolak!"
"Aku gak mau! Akh!"
Changkyun berontak pas ayah tirinya itu mencekik lehernya.
"Ayah gak mau tau! Kamu udah dibeli sama tuan Lee!"
Changkyun menggeleng, nafasnya terasa sesak karena cekikan di lehernya semakin erat. Baru aja Changkyun mikir kalo dirinya akan mati, tuan Park pun ngelepas cekikannya dan Changkyun langsung meraup oksigen sebanyak-banyaknya.
"Baju kamu udah ayah siapin di koper! Inget! Jangan bikin ulah!"
***
Changkyun udah gak tau lagi kenapa hidupnya penuh dengan kesialan seperti ini. Ayah tirinya yang selama ini dianggap baik pun ternyata hanyalah iblis yang tega memperkosanya dan menjual dirinya. Dan sekarang ia harus jadi jalang yang udah dibayar mahal sama orang yang gak dia kenal.
Changkyun diem di bawah pancuran shower sambil natap ke tembok dengan pandangan kosong. Ini udah jam 1 subuh dan tuan barunya itu baru aja pulang setelah puas make badannya Changkyun.
Changkyun ngerasa matanya panas dan bener aja Changkyun nangis setelahnya.
Kenapa hidupnya harus kayak gini?
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Surprise (Jookyun) ✔✔
Short Storyjooheon tidak pernah menyangka bahwa rencana konyolnya dengan teman-temannya untuk merayakan anniversary-nya yang ketiga akan membawa malapetaka pada hubungannya dengan sang kekasih.
