Gangster
***
Alin membuka matanya dan menetralkan cahaya yang masuk ke dalam retina matanya
Setelah sudah bisa melihat dengan jelas alin menatap sekelilingnya yang di mana ada teman-temannya dan teman galaksi
Alin lalu melihat di sisinya ada galaksi yang tertidur pulas dan alin mengusap rambut galaksi dengan lembut
Galaksi merasa ada yang mengusap kepalanya lalu bangun dan terkejut ternyata alin sudah sadar
"udah berapa lama kamu bangun?"tanya galaksi
"baru beberapa menit mungkin"jawab alin sedikit lemas
"ada yang sakit ga?"tanya galaksi lagi
"pipi aku sakit"jawab alin lalu memegang pipinya yang terasa sakit
"aku panggil dokter ya"ucap galaksi
"eh ga usah udah ga terlalu sakit ko"ucap alin
"kalo masih sakit bilang ya"ucap galaki dan alin hanya menggangguk dan tersenyum menatap galaksi
Galaksi mengelus pipi alin yang sedikit membiru akibat tamparan yanv di berikan kedua gadis iblis itu
Galaksi benar-benar tidak berbohong kemarin setelah papah dan mamahnya ke sini galaksi lalu mengatakan bahwa yang berbuat ini adalah silvi dan naya sisanya hanya membantu
Lalu dengan begitu ibnu dan aditya tentunya harus melakukan tindakan dan yang terkena tindakan itu adalah orang tua kedua gadis itu
Ayah naya yang awalnya bekerja di salah satu departemen lumayan terkenal tiba-tiba di pecat begitu saja
Lalu ayah silvi yang merupakan salah satu pemilik perusahaan miniatur tiba-tiba harus di tarik sahamnya oleh salah satu penanam saham terbanyak di kantornya
Galaksi bersyukur karena ibnu dan aditya ikut membantu agar naya dan silvi kapok dan tidak akan lagi mengganggu hubungan mereka lagi
Lalu indah bangun dari tidurnya dan melihat sang anak udah bangun lalu indah menghampiri alin
"kamu udah sadar lin?"tanya indah
"udah ko mah"jawab alin
"yaudah kamu mau makan atau engga"tanya indah
"nanti deh mah makannya"jawab alin
"yaudah mamah mandi dulu ya kamu juga gal jangan lupa mandi kamu dan yang lainnya harus sekolah"ucap indah lalu menepuk bahu galaksi dan segera meninggalkan kedua sepasang ini je kamar mandi
Alin menatap galaksi yang terus menerus mengusap lengannya dan galaksi menatapnya balik dan tiba-tiba pipi alin memerah seketika
"eh ko pipinya merah si"goda galaksi
"ih apaan si orang gerah juga"elak alin
"mana ada gerah sayang itu ac nya di nyalahin loh"ucap galaksi
"tau ah" alin benar-benar malu ketika galaksi harus menatapnya dengan lembut
KAMU SEDANG MEMBACA
Gangster Squad (REVISI)
Roman pour AdolescentsSeorang laki-laki yang menyangkal akan yang namanya cinta sekarang terjebak kedalam pesona seorang gadis Galaksi & Alin •No. 1 in Posesive [25-26sep 2020} •No. 1 in genkmotor [26 sep 2020} •No. 3 in galaksi [26 sep 2020] •No. 50 in sweet [26 sep 20...
