Harap bijak dalam menanggapi typo👌
.
.Bram. Saat ini laki2 itu sedang berada di balkon kamar nya memandang langit sore yang menyejuk kan. Dia lelah seharian ini berada di bawah sinar matahari yang terik bukan karna dia takut hitam ya gaes bayangkan saja seharian ini dia berada di rofftop sekolahan nya hanya untuk mendapatkan semua kisah gadis yang berhasil merebut hati nya.
Jessica Amanda
Entah sejak kapan gadis itu membuat nya jatuh cinta eh, apa Bram benar2 jatuh cinta ? Dia hanya tau semenjak adik sahabat nya itu tidak terlihat lagi di sekolah dia merasa ada sebagian rasa yang hilang seolah ikut pergi bersama nya. Rindu ? Oh tentu saja Bram bahkan tidak bisa menghilangkan seorang Jessi dr pikiran nya sampai akhir nya para sahabat nya mulai membaca gerak gerik nya. Sial.
Sepertinya dia nampak bosan memainkan senar gitar nya sekarang sehingga dia mengambil ponsel nya dan mulai membuka aplikasi sosmed nya instagram.
Dia mulai meng-scroll beranda nya hingga senyuman kecil terbit di wajah nya saat nelihat postingan seseorang ya siapa lagi kalau bukan pemilik akun JsscaAmnd itu. Dia mulai membaca komenan di post nya tampak mendengus kecil saat melihat komenan para laki2 mata keranjang apakah dia cemburu ? Ck! Entah lah.
Dia kembali membaca komenan2 itu tanpa bosan hingga dia membaca sebuah komenan di sana. Jarinya seolah tidak mau kalah , dia pun ikut mengetik kan sesuatu di sana.
Ting!
"Ck! Apa lagi si brisik banget dr tadi" gerutu Jessi yang sedang membaca novel nya dengan camilan yang ada di samping nya tentunya. Dengan malas dan penasaran dia membuka apl instagram nya lagi. Dahi nya mengernyit bingung namun sedetik kemudian ia tersenyum tipis.
BrmAdtya ik zal op je wachten
" Pinter bhsa Dutch juga trnyta" batin Jessi
Bram. Mengingat nama nya dia bisa menyimpulkan sesuatu ' cowo baik dan manis walaupun sedikit dingin ' pria itu yang sudah memberi nya semangat dan support selama ini setelah Aldy tidak ada kabar apapun. Bram yang selama ini menasehati nya beberapa hal sampai dia bisa belajar banyak dr nya. Walaupun Indonesia dan Belanda bukan jarak yang di katakan cukup dekat , tapi pria yang berada di Indonesia itu selalu mengirimi nya pesan selama ini walaupun pesan yang di kirimkan nya pun singkat tak jarang Jessi mengabaikan nya berkali2 tapi dia mencoba menghibur nya lewat apapun. Bahkan saat Jessi masih berada di Indonesia dia lebih sering melihat Bram main ke rumah nya bersama abang nya walau tak sesering Kevin Sakti dan Bima. Dia selalu memberikan perhatian2 kecil kepada nya. Oh ayolah sedingin apapun sifat perempuan pasti dia akan luluh dengan perlakuan seorng laki2 yang manis menurut nya apalagi Bram cukup tampan dia juga tidak playboy seperti pria2 lain dia selalu sibuk dengan urusan nya sendiri hingga tidak memperdulikan para fens2 nya di sekitar nya. Ah sudah lah tidak akan cukup jika menceritakan seorng Bram di sini. Dan kenapa dia jadi memikirkan Bram astaga!.
***
" Yah" panggil Galang
" Apa" jwb Deni yang sedang menonton televisi tanpa melihat ke arah putra nya.
" Ica kapan pulang si yah katanya tahun ini dia bakal balik" ucap anak laki2 itu sambil mendekati Ayah nya yang berada di sofa.

KAMU SEDANG MEMBACA
Jessica Amanda
Teen Fiction"Lo tu sama Ice Cream nda,dingin tapi manis" lanjut nya dg senyum mengembang di wajah nya menatap lekat gadis di hadapan nya dg pandangan teduh.. Sahabat dan Cinta apa pilihan kalian ? Begitu sulit bukan ? 'Dia' berada di posisi ini sekarang. Semoga...