Penyerangan Pasukan Gansus (para Drerot)
Nerka adalah kerajaan yang terletak di bawah Permukaan bumi tepatnya ditempat munculnya lava/magma dalam Bumi yang pimpin oleh satu mahkluk dan memiliki berjuta² pasukan yaitu Gansus.
Pasukan Gansus memiliki nama tersendiri yang terlahir sebagai mahkluk perusak dan pembunuh yaitu Drerot yang hanya patuh terhadap perintah pemimpin atau pang lima-nya (Rahen).
Drerot sangat patuh terhadap atasannya, Namun sangat brutal ketika hendak membunuh mahkluk lain terutama mahkluk permukaan bumi mereka sangat haus darah dengan itu.
Sifat Drerot adalah patuh terhadap atasanya, penuh hawa nafsu, haus akan darah manusia, keinginannya akan membunuh, dan rakus.
Sejak kekalahan Rahen dengan Marlius (Indra) menimbulkan kemarahan Gansus untuk turun tangan menjalankan misinya yaitu menghancurkan 4 kerajaan Ies dan membunuh setengah dari populasi bumi karena yang dia pikirkan adalah manusia terlalu banyak untuk hidup di planet ber-atmosfer ini (bumi).
Tetapi Rahen menyarankan kepada Gansus untuk menghemat tenaga nya dulu untuk muncul di permukaan saat waktunya akan tiba. Rahen yang sudah memulihkan semua kekuatanya hendak ingin memilih wadah untuk kekuatannya.
Merasa tak ada yang cocok dengannya dia teringat bahwa dirinya pernah nyaman dengan tubuh manusia yang bernama Gagah Ardiansyah.
Teringat akan hal itu tanpa menunggu, dirinya langsung pergi mencari wadahnya itu dengan bentuk roh hitam yang bertebangan. Mencari wadah yang diincarnya itu membutuhkan waktu, Hingga pada akhirnya Rahen menemukan rumah tempat tinggal wadahnya itu (Gagah).
Dia menemui Gagah pada malam hari dikamar yang sedang menggambar pahlawan yang pernah menyelamatkannya yaitu Marlius.
Dia yang sibuknya menggambar langsung didatangi sosok hitam yang tak asing baginya, awalnya dia ketakutan tapi didalam cakap² dengan roh itu, dia mengizinkan dia menempati ditubuhnya dengan alasan tertentu.
Dialog
Rahen : "(menemui Gagah dengan bentuk roh) hei nak apa kabarmu?"Gagah : "(terkejut suara itu) siapa kau! Apa itu kau ayah?"
Rahen : "(menampakkan dirinya dengan bentuk roh) apa kau lupa dengan ku?"
Gagah : "(ketakutan) wujud itu, kau adalah yang keluar dari monster itu kan?"
Rahen : "(mengelilingi Gagah) sebetulnya aku yang merasuki pasukanku itu."
Gagah : "apa tujuan kedatangan mu kesini?"
Rahen : "bagus kalau kau bertanya, aku ke sini ingin memberikan sesuatu padamu!"
Gagah : "memang apa yang akan kau berikan?"
Rahen : "(tertawa kecil) aku tahu bahwa kau sekarang mengidola-kan yang kau agap pahlawan itu!"
Gagah : "memang kenapa, banyak di luar sana mengidola kannya juga selain aku?"
Rahen : "tapi tak banyak yang akan memiliki kekuatan seperti dia!"
Gagah : "(belum mengerti) apa maksudmu?"
Rahen : "izin kan aku tinggal dalam tubuhmu. Bayarannya adalah akan ku berikan kekuatan yang sama dengan pahlawanmu itu."
Gagah : "(tergeur ingin kekuatannya) baiklah, dengan syarat selama kamu menempati tubuhku patuhilah perintahku."
Rahen : "(berpura²) baiklah wadah kekuatanku! (sambil diiringi tawa Rahen)
---------------------------------------------
Rahen pun berhasil membuat Gagah percaya kepadanya. Tujuan Rahen sebenarnya adalah mengamati lingkuangan kehidupan manusia serta mencari tahu siapa manusia yang menjadi Marlius dan mencari celah untuk keluarnya Drerot ke permukaan bumi tepatnya di kota tempat tinggal manusia Marlius itu di kota surabaya.

KAMU SEDANG MEMBACA
MARLIUS
FantasyMarlius atau Rinda Mahendra ("Indra") adalah pahlawan manusia pertama di indonesia, provinsi jawa timur - Kota Surabaya sebelah utara, Desa Pabean Cantian. dia dipilih oleh seekor Zastar (elang) dari kerajaan tropies untuk melanjutkan perjuangan Kes...