Selamat Minggu malam🥰
...
Waktu berjalan begitu cepat, tapi terkesan sangat lama dan menyiksa bagi Soonyoung, ia hampir merasakan sesak napas di setiap langkah kakinya. Di umur yang telah menginjak duapuluh lima tahun ia masih sendiri. Menggantung tanpa kejelasan dari tanda yang telah mengering di belakang lehernya.
Di pandang sebelah mata oleh orang-orang di sekitarnya. Seorang omega laki-laki yang telah di tandai, tapi tidak memiliki seorang Alpha di sisinya. Ia harus menahan isak tangis di setiap malam ketika merasa lelah dengan semua yang terjadi setiap harinya. Bahkan dalam ingatan masa kecilnya ia masih mengingat dengan jelas bagaimana Wonwoo berjanji akan mengunjunginya setiap bulan, karena Wonwoo menyukainya. Dan ia juga masih mengingat dengan sangat jelas bagaimana Papanya marah besar setelah mengetahui tanda di belakang lehernya, dan tatapan sedih dari Ayahnya membuatnya menangis dengan kencang. Mengetahui ia membuat orangtuanya terluka, kecewa dengan segala pemikiran polosnya sewaktu kecil.
Dan saat Soonyoung mulai memasuki sekolah, ia mengetahui semua alasan di balik semua itu, tatapan remeh dari orang-orang di sekitarnya. Terlebih aroma Alpha lain menguar dari tubuhnya walaupun samar, mereka tetap menggunjingnya, bahkan tidak sedikit Alpha lain mencoba untuk melecehkannya, membuat Soonyoung sangat bergantung dengan gelang dan obat-obatan untuk menekan feromon.
Tapi dari semua hal yang melelahkan ini, Soonyoung sangat merindukan Wonwoo. Tidak sekali pun ia pernah bertemu dengannya. Bahkan tidak lama setelah keberangkatan Wonwoo, Tante Jisoo dan suaminya pergi untuk pindah rumah dan hanya memberikan gelang cantik dengan gantungan pinguin untuknya, katanya hadiah untuk Soonyoung sebagai ucapan maaf dari Wonwoo. Gelang yang masih ia pakai sampai saat ini, gelang yang merupakan peredam feromon. Gelang yang masih menguatkan kepercayaan Soonyoung bahwa Wonwoo akan kembali menemuinya.
Rasanya ingin sekali memaki Wonwoo, marah dan membencinya karena telah meninggalkannya sendirian tanpa kejelasan dan penderitaan untuknya. Tapi Soonyoung tidak bisa melakukannya, rasa sayang dan sukanya tumbuh di luar kendali bersama rindunya, sangat membahagiakan dan menyesakan sekaligus untuk mempunyai perasaan mencintai pada seseorang yang mungkin tidak lagi di kenali wajahnya. Duapuluh tahun berpisah tanpa kabar, Soonyoung tidak lagi yakin akan mengenali sosok Wonwoo di kemudian hari, seperti apa rupanya, seperti apa senyumnya dan bagaimana kerut wajahnya saat tertawa, mungkin Soonyoung tidak lagi mengenalinya.
Di dalam hati Soonyoung, ia percaya bahwa benang takdir itu ada, seperti dongeng yang di bacakan oleh Ayahnya sebagai pengantar tidur, menyakinkan diri bahwa benang takdir di jemari kelilngkingnya terhubung dengan Wonwoo, tidak peduli jarak dan waktu, bahkan jika benang itu kusut sekali pun, mereka akan kembali bersama. Begitupun dengan tanda miliknya yang telah muncul di belakang cuping telinganya, berpentuk seperti heliotrope, sebuah bunga dengan arti kesetiaan dengan cinta yang abadi.
Jadi Soonyoung berpegang teguh pada itu, percaya pada hatinya dan percaya pada Wonwoo. Walau ada kalanya ia menginginkan sebuah tanda seperti Aconite Wolf's Bane, tapi itu tidak pernah terjadi. Walau kecil Heliotrope terlihat semakin jelas seiring berjalannya waktu.
Soonyoung menarik napasnya, harum semerbak dari bunga yang memenuhi tokonya berbaur menjadi satu, menciptakan aroma addict tersendiri baginya. Soonyoung menarik senyum simpul, mencoba menjadi secerah mentari, memberi semangat untuk orang-orang yang akan mengunjungi tokonya. Soonyoung melakukannya pekerjaan ini karena kecintaannya pada tanaman cantik yang memiliki aroma menyenangkan. Tidak banyak orang yang memilih menjadi seorang Florist, tapi Soonyoung menikmati prosesnya. Menikmati bagaimana setiap pengunjung datang dengan senyum cerah ketika ingin memberi bunga pada kekasihnya, atau meresapi bagaimana sedihnya ketika orang-orang datang membeli bunga terakhir untuk orang yang di kasihinya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Soulmate
FantasySoulmate berarti belahan Jiwa. Di umur 5 tahun Wonwoo akan berharap Soonyoung menjadi belahan jiwanya ketika dewasa. Berharap ada benang merah yang saling tertaut di jari kelingking mereka.