34. AMARAH DISA

122 27 3
                                        

Buat kalian yang baca jangan lupa siapin tisu ini paling nyesek sekaligus greget.

Happy reading Disnanvers.

Jangan lupa tinggalkan jejaknya dengan cara Vote dan Comment ya.

"Disa lu kenapa sih keluar dari osis?" tanya Gina heran, Disa pun menjawab pertanyaan Gina tersebut.

"Gue senang banget, lega bisa keluar dari osis" jawab Disa santai, ia pun merasa bahwa ia benar benar depresi.

"Udah Dis mendingan lu sekarang ke kelas aja" ajak Nana Namun disa menolak.

"Nggak" pekik Disa, namun mereka memaksa Disa untuk ke kelas.

"Disa kita ke kelas sekarang" ajak Dina, namun Disa menolak lagi

"Gue udah bilang, enggak kalian jangan maksa gue dong" ketus Disa Namun mereka menarik tangan Disa.

"Sini" ujar mereka bertiga, namun Disa berteriak keras.

"Lepasin gue tolong" pekik Disa berontak keras namun teman temannya menahan Disa dengan kencang.

"Enggak lepasin" pekik Disa yang di tahan oleh temannya, namun kejadian tersebut di lihat langsung oleh Helen, tak lama Helen pun menyebut Disa sakit jiwa.

"Ada yang sakit jiwa ini haha" sarkas Helen tersebut membuat Disa tak terkontrol, Disa pun melepaskan genggaman temannya.

"Apa lo bilang hah!" ketus Disa ia pun merasa kesal dengan Helen, tak lama kemudian Disa mencekik leher Helen sampai ia tak bernafas, kondisinya sangat tak terkontrol, bahkan Gang Friendship pun menyerah menahan emosi Disa.

"Lepasin gue nggak tolong" pekik Helen ia pun tak bisa bernafas, dan Gang Friendship pun melepaskan Disa dari Helen.

"Disa udah Disa, dia gak bisa bernafas" ujar Dina yang melepaskan cekikan tangan Disa.

"GUE BENCI SAMA LO GUE BENCI" decak Disa, emosi Disa kali ini sangat tidak terkendali matanya pun melotot besar ke Helen

"Ayo disa ayo kita ke kelas" ajak Nana yang berusaha melepaskan tangan Disa.

"Ayo Disa, ke kelas aja" ajak Gina yang membawa Disa ke kelas.

Saat semuanya pun tenang, namun Disa tak sengaja bertemu dengan Nando, kali ini emosi Disa pun datang lagi.

Kondisi Disa saat ini pun benar-benar emosi, bahkan Gang Friendship pun mengontrol emosi Disa, namun semuanya pun gagal, Disa pun kali ini benar-benar tak terkontrol lagi.

"Heh apa lo hah" ketus Disa yang menampar pipi Nando dengan kencang, Gang Friendship pun terkejut melihat Disa menampar Nando.

"Plak" bunyi tamparan tersebut membuat Disa sangat puas dan Nando memegang pipinya kesakitan.

"Disa" pekik Gang Friendship.

"Apa apaan lo Disa hah!!!" bentak Nando dan banyak anak-anak yang melihat kejadian itu.

"Nando pengkhianat" pekik Disa yang menunjuk ke arah Nando, Gina pun menahan Disa, namun kondisi kejiwaan Disa pun sudah tak terkontrol.

"Ayo Disa kita ke kelas" ajak Gina yang membawa Disa ke kelas.

"Awas lo" ketus Disa yang menunjuk ke Nando ia pun di tarik oleh Gina dan Nana.

Di kelas Disa pun duduk di bangku nya Gang Friendship membujuk Disa.

Kondisi Disa kali ini benar-benar rapuh, bahkan Disa kali ini pun sering saja menyakiti orang yang membuatnya sakit hati, seperti Gang Zavilaz, Nando dan Ryan.

"Nggak" sedih Disa kejiwaan nya makin terganggu.

"Disa mending lu pulang aja" ujar Dina yang membujuk Disa.

Sebatas Teman✔️ Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang