Detik ini, sungguh aku rindu kamu
Tepat pada 21 september 2020 awalnya aku benar-benar sudah ingin menghapus segala hal mengenai dirimu.
Tugasku saat ini, minimal 21 hari aku ini tidak akan pernah memulai chat duluan:)))) sulit sekali sangat sulit.
Sungguh aku rumit.
Kau sepertinya sudah benar benar hilang rasa, bisa bisanya.
Secepat itu? Aku harap itu aku bukan kamu:) sungguh.
Aku ingin melupakanmu, termalah aku ini meluapkan segala hal yang aku rasa, tak tahu diri.
Lagi, lagi.
Kamu malah chat duluan:") yasudahlah aku balas, bodohnya aku malah fastrespon harusnya kan aku tunda untuk minimal beberapa puluh menit saja.
Naasnya, gagal..
Lebih dari itu, termalah aku ini menanyaimu hal hal tidak perlu
"Kamu knpa si kalo selfie gaprnh senyum hmm" begitu ketikkanku.
Bodoh sekali bukan.
Sedikit sedih (: gabisa upload foto huhu):
Lanjut, jujur aku ingin sekali berbincang dengan kamu.
Meski hanya sekedar chat" ringan tidak berbobot:") membahas hal hal tidak perlu.
Mengapa? Mengapa harus kamu mengapa dengan diriku?
Aduh):
YOU ARE READING
Mengenai Kamu
PoesiaSetiap kali aku ingat kamu, tulisan tulisanku ini menjadi saksi bisu begitu lamanya aku memendam hal yang sebenarnya ingin ku sampaikan kala itu juga. Mengenai kamu, rindu, dan ragu. Aku tegaskan, aku akan beri kamu kesempatan membaca tiap tiap kata...
