Sore ini lia berniat mengajak asahi main di timezone, gatau ide dari mana lia ada niatan itu
perasannya ga enak sama asahi, jadi buat ngeyakinin hatinya supaya tenang lia ngajak hangout asahi deh sekaligus ngabisin waktu sebelum robot itu berubah bentuk
mereka sudah sampai di mall, mereka berjalan beriringan ke dalam mall banyak pasang mata yang menatap kagum asahi, ya gimana ga terpana orang bentukkannya kek gini
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
lia juga sampai heran liat asahi yang tiba tiba jadi boyfriendㅡable banget, lia tertinggal oleh asahi karena lia sibuk netepin cewek cewek yang matanya jelalatan
lia balik badan dan seketika bayangan tentang asahi yang cool dan pacarㅡable itu lenyap seketika, gimana ngga pas lia balik badan robot itu lagi jalan di eskalator buat turun jadi ya si asahi masih disitu situ aja
"yaampun!"
lia nutup mukanya dan buru buru narik tangan asahi ke eskalator yang buat keatas
"asahiiii yaampun lu itu argh!" lia nunjuk nunjuk asahi yang natap dia polos, pengen banget lia marah tapi liat muka polos asahi yang kayak bayi banget gak jadi
"kenapa?" asahi memiringkan wajahnya bingung
"ga, udah ayo kita beli kartu temjonnya dulu"
mereka udah pulang lagi ke kostan lia, dengan membawa tiga paper bag yang isinya boneka dari permainan capit
kok bisa? iyalah! asahi yang maen, lia mah bagian melongo aja liat gimana lihainya asahi main capit boneka
kalo kata asahi waktu di tanya lia, kok bisa? gini responnya "aku robot lia jadi aku ajak kerja sama aja mesinnya" iyain lah, yang ganteng bebas
"lia, sekarang jam sembilan malam, aku mau minta kotak itu"
perasaan aneh itu balik lagi setelah mengingat robot itu bakal jadi benda mati lagi
lia dengan lesu berjalan ke kamarnya dan membuka lemari pakaiannya yang jadi tempat menyimpan kotaknya asahi
dia membawanya ke ruang tamu menyimpan kotak di meja
"jam berapa?" lia bertanya kepada asahi
asahi yang peka akan pertanyaan itu menjawab
"se munculnya bulan"
hening keadaannya mereka sibuk dengan pikiran masing masing
"asahi, kalo boleh jujur gw ga mau lu pergi, maksudnya nanti gw sendirian lagi di kost, walaupun lu disini cuma numpang makan, tidur, mandi, sama nonton tv tapi rasanya gw gamau lu pergi, g-gw mulai ada rasa"
asahi tersenyum mendengar ocehan lia
"cuma seminggu kok, dan makasih udah numpangin aku hidup disini, aku senang bisa bertemu perempuan sepertimu" asahi mengelus surai hitam lia yang menunduk dan membawa lia kedalam pelukan hangatnya
lia kaget, seperti dejavu bedanya kali ini gaada rasa takut dari robot itu melainkan kehangatan yang diberikan
sret~
tiba tiba asahi hilang di pelukan lia di gantikan mainan robot yang ada di pelukan lia
"tenang cuma seminggu" ucap lia meyakinkan dirinya dan memasukkan robot asahi ke dalam kotak
lia tidak tahu bahwa itu adalah malam terakhir asahi tinggal
hi nasi goreng!
cerita ini selesai up selanjutnya kemungkinan epilog
-alibaba asahi-
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
//meninggoy dengan estetik
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.