Jangan lupa follow sebelum baca😉👌
-----------------------------------------------------------------
"Oke gue mau kerumah sakit tapi lo harus mau jadi pacar gue"ucap pemuda itu.
"Hah,gak mungkinlah kita aja baru ketemu"ucap Dara terkejut sambil me...
"Yang bener lo,masa si anti sama cewek kan dia ganteng"jawab Dara terkejut.
"Gak tau juga sih tapi emang gitu"balas Caca.
"Emang lo gak tau Dar,kan lo pacarnya"ucap Salsa.
"Iya emang sih gue pacarnya tapi baru beberapa hari itu juga dipaksa sama dia"jawab Dara.
"Hah gimana ceritanya"balas mereka sambil terkejut.
Dara pun menceritakan semuanya dimana dia menolong Varo sampai dipaksa jadi pacarnya.
"Terus sekarang lo udah cinta sama Varo"ujar Caca.
"Udah sih walau belum sepenuhnya"jawab Dara lesu.
"Yaudah gapapa yang penting lo udah ada rasa sama dia,jalani aja dulu soalnya gue lihat si Varo itu tipe cowok yang setia"ucap Salsa.
Dara pun mengangguk.
"Oh iya lo juga harus tau kalau dia itu ketua dari geng lion,geng yang paling ditakuti diJakarta yang bermusuhan dengan geng tiger.dan yang paling penting dia adalah anak dari pemilik sekolah ini sekaligus anak dari salah satu pemilik perusahaan terkaya diindonesia"tambah Salsa lagi.
"Hah,jadi insecure dong gue pacaran sama dia"balas Dara dan lesu diakhir kalimat.
"Jangan gitu dong ah beb lagian si Varo kayaknya nerima lo apa adanya" Support Caca sambil merangkul pundak Dara.
"Iya tuh bener apa kata Caca jadi lo harus percaya diri oke"ucap Salsa dan mengikuti Caca merangkul pundak Dara.
'Kring' 'kring' 🔔 Bel tanda masuk pun berbunyi.
"Makasih ya kalian emang sahabat gue yang paling baik,yaudah gue balik ketempat gue lagi ya bye"ujar Dara sambil tersenyum dan berlalu kembali ketempatnya.
"Tadi kamu ngomongin apa sama mereka"tanya Varo saat melihat Dara sudah duduk disebelah.
"Biasa masalah cewek"jawab Dara sambil tersenyum.
Varo pun cuma mangut-mangut.setelah itu masuk seorang guru yang akan memberikan pelajaran.
Skip pulang sekolah
Sekarang Varo dan Dara bersiap untuk pulang.
"Bos perasaan lo nempel mulu deh dari pagi sama si Dara"ucap Fian pasalnya dari pagi sampai sekarang Varo selalu didekat Dara.
"Berisik"balas Varo datar lalu berlalu sambil menggandeng tangan Dara.
Setelah berada dalam mobil Varo segera meninggalkan perkarangan sekolah.
Saat ditengah perjalanan Dara ingin membeli Starbucks tapi dia malu meminta kepada Varo.akhirnya setelah lama bergulat dalam pikirannya Dara pun memberanikan diri untuk bicara.
"Al boleh gak nanti beli Starbucks dulu"ucapnya sambil menunduk.