PART 6

103 12 0
                                        

(Berusaha menerima?)

"Apa gue harus terima Prilly apa adanya?" Tanya Ali

"Nggak nggak nggak boleh, lo nggak boleh jadi cowok brengsek Ali, lo harus terima Prilly apa adanya"Ucap Ali

Ali memasuki ruangan Prilly, disana terlihat pandangan Prilly yang kosong dan wajah nya yang pucat, Ali tersenyum lalu duduk di samping ranjang Prilly.

"Hai Prill bagaimana kabar lo?"Tanya Ali

"Lo baik baik aja kan?"Tanya Ali namun Prilly masih diam

"Prill, jawab gue dong''Bujuk Ali

"Gue udah nggak suci"Jawab Prilly

"Nggak Prill lo wanita tersuci yang gue kenal lo jangan gini Prill"Kata Ali

"Kalau gue emang wanita suci gue masih bisa jaga keperawanan gue sampai saat ini Li, dan apa sekarang? gue udah nggak perawan"Pekik Prilly

Prilly kembali menatap ke depan dengan tatapan kosong, Ali mengelus pelan rambut Prilly, jika saja keperawanan Prilly bisa di ganti dengan uang Ali akan sanggup membayarnya asal untuk Prilly nya.

"Gue tetep terima lo apa adanya Prill"Ucap Ali

"Hahaha...aneh yah Li, kebahagiaan nggak pernah ada di gue. Yang ada malah masalah yang mendekat ke gue"Kata Prilly

"Prill..."Panggil Ali

"Dulu hidup gue penuh kebahagiaan, gue salah apa sampai kebencian dan masalah bertubi tubi datang ke gue sekarang?"Lirih Prilly

"Prill"Tegas Ali

Ali marah ia tak suka Prilly berbicara itu sekarang, banyak yang menyayangi Prilly hanya saja Prilly belum bisa menerima mereka dalam hidupnya.

"Li ambilin pisau Li"Minta Prilly

"Prill jangan ngelakuin hal bodoh seperti ini" Bentak Ali

"Peduli apa lo sama gue?"Pekik Prilly

"Gue sayang sama lo gue cinta sama lo gue peduli sama lo Prilly''Jawab Ali

"Kalau lo emang peduli sama gue sayang sama gue cinta sama gue, kenapa dulu lo mau bunuh gue gara gara gue cinta sama lo?"Teriak Prilly

Ali mengepalkan kepalanya tak habis pikir dengan pemikiran gadis yang keras kepala ini selalu saja membicarakan masa lalu, Ali hanya ingin memperbaiki semuanya.

"Jangan mengingat masa lalu lagi Prilly Gracia Hana, lo harus memperhatikan masa depan lo bukan melihat kebelakang lo kayak gadis yang bodoh"Bentak Ali

"Iya Li emang gue bodoh gue cewek bodoh dan gila dan bodohnya gue masih bisa hidup sampai sekarang ini kenapa nggak lo bunuh aja gue sekarang?"Tanya Prilly

Sudah lah emosi Ali tidak terkontrol lagi ingin rasanya Ali menghabisi perempuan bodoh ini saat ini namun hati dan otak nya menolak.

"Dan yang bodoh nya lagi gue cinta sama cewek bodoh dan gila kayak lo, entah kenapa gue bisa cinta sama lo Prilly, mulai sekarang gue nggak sudi lagi cinta sama lo, denger baik baik itu, hubungan kita persahabatan kita kenangan kita gue putus sekarang"Ucap Ali lantang

Hati Prilly bergetar saat Ali mengucapkan kata kata itu, sudah lebih dari 10 tahun mereka sahabatan, kini kepercayaan kedua nya sudah runtuh, kenapa cinta selalu saja merusak setiap persahabatan? kenapa harus ada kata cinta?

"Ap...apa?"Tanya Prilly

"Iya, persahabatan kita gue putus semua nya kita putus, dan ingat satu lagi Prilly, lo itu gadis bodoh lo itu gadis gila"Bentak Ali

I Want Your Love(On Going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang