PART 7

106 13 1
                                        

(Nostalgia?)

Bell pertanda masuk sudah berbunyi Ali segera menduduki kursinya, sudah lama tak bersekolah membuat nya ketinggalan mata pelajaran, tidak ada yang menyenangkan hari ini, Ali mengangkat tangan nya ke atas

"Ada apa Ali?"Tanya bu Lena

"Boleh saya keluar bu?"Tanya Ali

"Silahkan"Jawab bu Lena

"Terimakasih bu"Ucap Ali

Ali bangkit dari duduk nya dan keluar dari kelas nya, ia berjalan menuju lapangan basket. Ali menajamkan penglihatannya tak kala gadis yang sedang duduk di bangku di samping lapangan basket, Ali duduk di samping gadis itu dan mengelus rambut gadis itu lembut.

"Kenapa di luar?"Tanya Ali

"Bosen tau dikelas, udah lama nggak sekolah jadi nya bosen"Jawab Prilly

"Ngapain disini?"Tanya Ali

"Gue jadi nostalgia deh Li, dulu waktu kecil kita sering banget yah ngabisin waktu berdua bareng, main bola bareng, main petak umpet banget. Gue jadi kangen masa kecil deh"Jawab Prilly

Ali tersenyum simpul mendengarkan jawaban Prilly, matanya mengarah kedepan memandang lapangan basket yang tampak nya sepi.

"Mau mengulang masa itu?"Tanya Ali

"Sekarang?"Tanya Prilly

"Terserah lo"Jawab Ali

"kalau gue sih mau mau aja"Kata Prilly

Ali bangkit dari duduk nya mengarahkan tangan nya ke Prilly, Prilly yang tau maksud Ali langsung menggenggam erat tangan Ali dan mereka meninggalkan sekolah.

Prilly meletakkan kepala nya di dada bidang Ali, Ali tertidur di rerumputan. Ali tersenyum menatap Prilly tentunya sudah setengah jam mereka disini menghabiskan waktu dengan bermain.

"Gue seneng hari ini"Kata Prilly

"Gue juga seneng"Sahut Ali

"Gue harap kita selalu kayak gini yah Li, gue nggak mau kita ada masalah lagi kayak kemaren"Ucap Prilly
"Gue usahain"Jawab Ali

Prilly berdiri yang diikuti Ali juga tentunya, mereka saling tersenyum simpul. Sudah sangat lama mereka tidak bermain bersama lagi, setelah 2 tahun hubungan Ali dan Tere, Ali lebih lama menghabiskan waktu nya bersama Tere.

"Mau sesuatu nggak?"Tanya Ali

"Apa?"Tanya Prilly

"Pelukan persahabatan?"Tanya Ali merentangkan tangannya

"Mau"Jawab Prilly girang memeluk Ali erat

"Janji persahabatan"Kata Ali lantang melepas pelukan mereka

"I promise I will always be beside you forever. you and I are best friends"Ucap mereka bersamaan

"Gue harap ini akan selamanya"Kata Prilly

"Gue juga"Sahut Ali

satu hari ini adalah hari yang full buat mereka berdua tidak ada yang bisa  mengganggu keduanya.

Gadis mungil sedang bercermin, memutar balikkan badannya hanya ingin melihat penampilannya setelah di rasa cukup ia pun berhenti.

"Lo cantik banget sih Prill, lo anak siapa sih? Tapi bunda udah pergi ninggalin aku sendiri"Gumam Prilly

"Dan gue juga nggak tau apa penyebab meninggalnya bunda"Ucap Prilly

Prilly menuruni anak tangga, disana sudah di lihat nya Ali yang duduk sambil bermain ponsel miliknya.

I Want Your Love(On Going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang