PART 8

133 13 3
                                        

(Sama saja seperti psikopat?)

Ali kaget dengan pertanyaan yang di lontarkan untuk dirinya dan juga Prilly sedangkan Prilly tertawa dengan terbahak bahak yang membuat Ali dan Jesica saling pandang dan menatap Prilly bingung.

"Pertanyaan lo pertanyaan yang nggak bermutu tua nggak Jes, gue sama Ali nikah? hahahah Gue sama Ali itu cuman sahabat"Tawa Prilly

'Cuman sahabat!'

Kata kata itu yang membuat hati Ali bagai di hantam oleh seribu jarum, Prilly hanya menganggapnya sahabat? Tapi Ali ingin lebih, apa perasaan Prilly pada nya sudah tidak ada lagi?

"Udah Ah gue mau mandi dulu"Pamit Prilly

Prilly pergi meninggalkan Ali dan Jesica yang masih diam, Jesica menatap wajah Ali terpancar kekecewaan yang sangat jelas disana. Jesica mengusap lembut lengan Ali.

"Gue tau perasaan lo Li, lo jangan patah semangat gue tau lo cinta sama Prilly dan gue juga tau Prilly itu sebenernya cinta sama lo hanya saja dia masih gengsi Li, gue tau apa masalah lo dulu sama Prilly sampai sampai persahabatan kalian dulu renggang kan?" Tanya Jesica

Alis Ali menyatu pertanda ia sedang bingung, dari mana Jesica tau bahwa ia dan Prilly pernah bermasalah?

"Lo tau darimana?"Tanya Ali

"Prilly cerita sama gue Li"Jawab Jesica

"Gue kemaren nggak bermaksud sama Prilly" Ucap Ali

"Gue tau Li, jangan patah semangat dong Li lo harus semangat. Kasihan tau wajah lo yang ganteng itu di sia siain"Ledek Jesica

"Makasih Jes"Kata Ali

"Iya Li sama sama kalau lo ada masalah cerita yah sama gue"Usul Jesica

Ali hanya mengangguk dan menampilkan senyumannya kepada Jesica yang tentu nya di balas juga oleh Jesica, Jesica memasuki kamar nya dan menutup pintu.

"Gue yakin lo sama Prilly pasti bisa bersatu Li gue bisa lihat mata lo berdua sama sama memancarkan cinta"Gumam Jesica

Prilly menatap heran melihat Ali yang hanya duduk di sofa dan menatap kosong ke depan dengan antusias Prilly menghampiri Ali dan merangkul bahu Ali.

"Kenapa sih bengong mulu? Li ada masalah?" Tanya Prilly

"Nggak Prill gue nggak ada masalah kok" Jawab Ali

"Jangan sedih dong ada gue disini buat lo" Ucap Prilly

Tanpa aba aba Prilly langsung mencium pipi Ali dan memeluk erat badan Ali, mata Alu melotot melihat tingkah Prilly namun sedetik kemudian bibir nya tersenyum lebar.

"Ciuman dan pelukan dari ibu kangguru untuk bayi kangguru tersayang"Kata Prilly

Pagi ini hanya ada suara yang berasal dari dentingan sendok dan garpu yang menemani mereka sarapan.

"Lo yakin jes mau satu sekolah sama kita?" Tanya Prilly

"Gue udah yakin"Jawab Jesica

"Usahain deh lo satu kelas sama gue, kalau lo di buat beda kelas sama pak kepsek tendang aja pala nya dia"Ucap Prilly

"Siap ibu bos"Kata Jesica

"Udah ah cepet makan ntar telat"Lerai Ali

Ali duduk di kursi kantin seraya menyeruput jus jeruk yang ia pesan tadi, hari ini Ali bolos ia tak mau mendengarkan berbagai macam rumus fisika yang membuat kepala nya mau pecah.

"Woy sendirian aja?"

"Eh? lo ngapain kesini?"Tanya Ali

"Santuy, di kelas gue free jadi gue nyusul kesini, ada yang mau gue bicarain sama lo" Jawab Arka
"Apa?"Tanya Ali

I Want Your Love(On Going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang