•
•
•
•
•
Happy Reading
*****
# # #
Sudah dua hari Queen menginap di rumah Aldebaran. Queen setiap hari merasa kesal dengan sikap Al yang begitu possessive!. Bahkan untuk menyentuh peralatan dapur saja tidak boleh. Alasannya sudah pasti "Nanti kamu terluka Queen". Sikap Aldebaran menurun dari sang Ayah. Bunda Al menceritakan semuanya, sikap Al dan ayahnya yang sama. Bahkan selama Bunda Al menikah dengan Ayah saja baru beberapa kali menyentuh peralatan dapur.
~ ~ ~
Hari ini adalah hari Senin,, hari dimana para murid disibukkan oleh latihan untuk acara pensi. Begitu pula ke empat sahabat Queen, mereka berlatih menari tradisional. Sedangkan Queen?? dia sangat bosan. Dia sudah berlatih dance bersama teman-temannya di agensi Daddy nya. Queen akan menampilkan dance sambil bernyanyi. Pihak sekolah pun mengijinkan nya. Bagaimana tidak?? Sekolahnya saja milik keluarganya.
Ohh ya rencananya Aldebaran akan mengajak Queen untuk tampil bersama. Mereka akan duet bernyanyi. Warga sekolah pun sangat senang akhirnya mereka bisa melihat Aldebaran mengisi acara di pensi kali ini, biasanya ia hanya menonton tanpa minat.
Saat ini Queen sedang di rooftop bersama Aldebaran dengan posisi menyandar di bahu Al. Tangannya memainkan jari-jari tangan kiri Aldebaran. Sedangkan tangan kiri Aldebaran mengelus rambut Queen.
Bisa bayangin kan?
Dimana sahabat Al?? Mereka berempat sedang berlatih band. Setiap tahun para anggota inti The Zaviers akan menampilkan band, tapi tidak dengan Al. Menurutnya itu hanya membuang-buang waktu saja.
"Kak Al" panggil Queen memecahkan keheningan.
"Kenapa hmm" jawab Al sambil memandangi wajah Queen.
"Besok Queen mau tampil dance loh sambil nyanyi" ujar Queen sambil tersenyum bangga.
"Jangan capek-capek Queen latihannya" ucap Al serius.
Queen pun mengangguk semangat, ia kira Aldebaran akan melarangnya ternyata hanya mengingatkannya agar tidak terlalu capek.
"Besok tampil bareng kakak ya, kita duet" ucapan Al membuat Queen senang. Ia ingin bernyanyi bersama seseorang tapi ia bingung dengan siapa, tadinya ingin mengajak Al tapi Queen takut jika Al menolak nya.
"Ihhh Queen tambah sayang kak Al deh" ujarnya tersenyum lebar sampai matanya hilang.g
"Emang Queen sayang kak Al?" Tanya Aldebaran sambil menaikkan sebelah alisnya.
"Iya, Queen sayang kak Al banyak-banyak" ucap Queen sambil memeluk Aldebaran.
"Seberapa nih?" Ujar Al sambil tersenyum.
"Segini nih" ucap Queen melepaskan pelukannya dan berlaga membuat bundaran besar dengan mata yang melebar. Itu terlihat imut.
Aldebaran yang melihat Queen seperti itu pun terkekeh gemas. Ia menarik Queen ke pangkuannya dan menciumi setiap inci wajahnya. Sedangkan Queen tertawa karena merasakan kegelian.
"Hahaha udah ihh" ucap Queen. Aldebaran pun menghentikan aksinya dan menatap Queen.
Aldebaran terhanyut dengan mata indah Queen. Sedangkan Queen?? Ia menggerutu di dalam hati.
"Issss dasar kak Al kurang belaian" gerutu Queen didalam hati. Akhirnya ia mendapatkan sebuah ide cemerlang.
Queen perlahan melepaskan pelukan Al dipinggang nya kemudian turun dari pangkuan Al. Aldebaran belum menyadari hal itu pun masih tetap diam.
KAMU SEDANG MEMBACA
QUEEN ✓ [TERBIT]
Teen Fiction[PLAGIAT JANGAN MENDEKAT] Cerita ini hasil dari pemikiran sendiri. ꧁Happy Reading꧂ Gimana perasaan kalian jika kalian diperlakukan layaknya seorang ratu dan dijaga bagaikan permata?? Itu lah yang Queen rasakan. Hidupnya selalu dikelilingi oleh para...
![QUEEN ✓ [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/246008966-64-k568704.jpg)