Rimuru Berubah

4.6K 355 71
                                    

Naruto sekarang telah resmi menjadi penasehat Rimuru setelah dia memikirkan secara matang matang posisi penasehat yang dia pikir seperti Shikamaru saat dia masih menjabat sebagai hokage.
Naruto juga berpikir kalau lebih baik dia memang harus menjadi seorang penasehat supaya dia bisa membantu Rimuru yang dia kira masih anak-anak dalam mengelola negeri tempest yang masih tergolong baru.

Dan saat ini penasehat kita yang tak lain adalah Naruto Uzumaki sang Rikudo Sennin sedang berada ditempat tinggal raja tempest sambil menikmati pemandangan negeri federasi jura tempest yang masih berbentuk pedesaan.

'Hmmm... damai sekali tempat ini'batin Naruto tersenyum melihat banyak sekali monster hob goblin yang bahu membahu mendirikan tempat tinggal untuk membangun peradapan negeri tempest.
Namun kekagumannya teralihkan saat perutnya tiba-tiba mengeluarkan suara keras

"Kryyyyyuuuukkkk.... "suara didalam perut Naruto berbunyi yang menandakan perutnya saat ini sedang keroncongan

"Haaaaaaaaa...... sayang sekali.. disini masih belum menyediakan ramen"kata Naruto berwajah sedih sebab makanan kesukaannya tidak tersedia dinegeri jura tempest.

Namun perasaan sedihnya cuma beberapa saat saja,setelah dia ingat kalau rajanya yang saat ini memimpin negeri ini adalah salah satu fans beratnya.

'Eeehhh.. kenapa aku bisa lupa ya,,Rimurukan raja disini mungkin dia bisa mengabulkan keinginanku agar kota ini bisa memproduksi ramen'batin Naruto lalu berkata dengan kata kata tidak tahu malu

"Sepertinya aku memang harus menggunakan kekuatan Idolaku untuk membujuknya, hahaha"Tawa Naruto yang tidak tahu malu sampai terdengar oleh seseorang yang berada dibalik pintu yang menyebabkan orang itu menjadi sweat droup

'Kenapa Naruto-sama tertawa seperti itu'batin wanita berambut merah muda yang meneteskan keringat besar didahinya ketika akan masuk kedalam kamar Naruto

"Tok tok tok... Naruto-sama bolehkah aku masuk"kata wanita itu sambil mengetuk pintu kamar Naruto

Mendengar suara yang nampak familiar ditelinganya membuat Naruto tahu siapa yang berada diluar, diapun kemudian menyuruh wanita itu untuk masuk kedalam

"Acchhh... Shuna-chan ya.. masuk aja tidak kukunci pintunya"ucap Naruto ramah

Shuna yang mendengar itu lalu membuka pintu kamar Naruto dan berjalan masuk kedalam kamarnya, setelah itu dia meletakkan makanan Naruto yang terdiri dari Daging Roti dan buah buahan yang dia taruh kemeja yang tidak jauh dari tempat tidur Naruto

Setelah melakukan itu,Shuna lalu melihat kewajah Naruto dan menjadi penasaran ketika melihat penasehat rajanya saat ini sedang senyum-senyum sendiri.

"Naruto-sama apakah ada hal yang menggembirakan sampai membuat anda senyum senyum seperti itu"kata Shuna Formal

Mereka para orge termasuk Shuna menjadi segan dengan Naruto setelah mengetahui kalau Naruto memanglah seorang dewa. Nada pembicaraan mereka kepada Naruto sangatlah formal sampai kadang membuat Naruto menjadi jengkel karena tidak terbiasa dihormati dengan cara yang berlebihan seperti itu, memang Naruto dulunya adalah Hokage tapi teman temannya dulu tetap biasa saja dan menganggap dirinya masihlah orang yang sama tanpa memandang statusnya saat itu.

"Shuna-chan jangan terlalu formal padaku,, aku tidak suka"ucap Naruto gemas dan menarik pipi Shuna sampai memerah.
Naruto tidak malu melakukan itu pada Shuna, sebab Naruto menganggap kalau perempuan didepannya itu sudah seperti cucu perempuannya. 

"Awwwww.... sakit Naruto-sama, "ucap Shuna mengelus pipinya yang berubah tembem akibat cubitan Naruto. Setelah itu dia kembali mengulangi pertanyaannya lagi.

Naruto TempestTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang