"Sadewa, ketua osis yang disukai semua orang terlebih itu wanita, bahkan uke pun menyukainya. Munafik jika gw nggak suka kepadanya."--Nanda
"kisah cinta gw tak seindah yang kalian bayangkan, apalagi masalah dengan sahabat gw yang ditimbulkan rasa sa...
Nanda yang mendengan ucapan wanita itu melototkan matanya, ia segera merangkul tangan sang pacar.
"By~~" rengeknya
"hmm?" tanya Dewa dan Nanda menggelengkan kepalanya
"foto sama kita mau nggak?" tanya Satria
"nggak, kita maunya foto sama Kak Sadewa" ucap wanita berambut pendek
"anjirr cuk, ditolak dong" ucap Satria
"lah elu sih" ucap Alwi
"gimana Kak?"
"emm--boleh deh" ucap Dewa dan Nanda hanya mendengus saja
Mereka foto satu per satu, dan yang terakhir mereka foto bersama. Setelah itu mereka pergi, Dewa menghampiri Nanda yang sedang duduk memakan lollipop dengan antengnya.
"duduk disini tho" ucap Dewa
Plak...
"akh! Sakit Sayang, kenapa tangan aku dipukul sih" ucap Dewa
"yha lagian kamu genit banget sih sama cewek-cewek tadi, ganjen jadi cowok" ucap Nanda
Dewa tersenyum, lalu ia memeluk Nanda dari samping. "kamu cemburu yha aku deket sama mereka" ucap Dewa
"yhaiyhalah cemburu, kamu itu milik aku nggak mau aku berbagi-bagi ke orang lain" ucap Nanda
"iyha Sayangku aku itu milik muu"
"sini deh Sayang aku fotoin" ucap Dewa
"oke, bentarr"
Cekrek...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"huwaaa bagus banget"
"iyhalah, siapa dulu yang fotoin" ucap Dewa
"iyha, yang fotoin adalah pacar ganteng ku" ucap Nanda. "emm--aku mau permen kapas"