Cinta Yang Terbalut Do'a

Cinta Yang Terbalut Do'a

  • WpView
    LECTURAS 110
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, may 10, 2024
"Syil, kamu duluan aja ke depan. Aku mau ke toilet dulu, kebelet" Syila pun menurut, ia menunggu Mira didepan Masjid. Saat sedang sedikit melamun, Syila dikagetkan dengan suara berat seseorang. Ia menoleh ke belakang dimana sudah ada Asad disana, Muhammad Asad Asy-Syarif, teman SMA Syila. "Assalamu'alaikum, Mey." sapa Asad setelah sampai didepan Syila dengan jarak yang tidak terlalu dekat. "Wa'alaikumussalam" Netra keduanya saling bertubrukan dalam beberapa detik, sampai akhirnya mereka sadar dan segera menundukkan pandangan seraya beristighfar dalam hati. Jantung keduanya sama-sama berdegup kencang, bahkan tangan Syila sampai bergetar. "Afwan, saya hanya ingin bertanya, apakah kamu masih mengingat kata-kata yang kamu ucapkan hari itu?" Syila mengernyit bingung, ia tidak tahu kata-kata apa yang Asad maksud. "Hari apa? dan kata-kata apa yang kamu maksud?" tanya Syila yang masih setia menunduk. Asad tersenyum melihatnya. Saat hendak menjawab pertanyaan Syila, Mira datang tanpa di duga. Hal itu membuat Asad tidak jadi bicara. **** hayo hayo hayooo, penasaran kan sama kata-kata yang diucapkan Syila pada hari itu? jika iya, mari baca dan jadilah saksi atas perjuangan seorang Muhammad Asad Asy-Syarif untuk mendapatkan cinta seorang gadis bernama Arsyila Inaya Humeyra.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • (menuju) Jodoh Halalku [TAMAT]
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]
  • ASA (Lengkap/TERBIT)
  • SUJUD 2
  • Annam Al Abbiyan
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • With you Forever
  • Mencintaimu Dalam Diam ( TAMAT  )

[Story 1] Orang bilang kata-kata adalah do'a. Jadi jaga lisan kalian! Tapi apa jadinya kalau sebuah perkataan yang tak serius itu berubah menjadi do'a yang akan mempengaruhi kehidupan di masa depan Alia nantinya. Takdir sebercanda itu bagi Alia. Dirinya terjebak pada hubungan yang ia buat sendiri. Terjebak pada perasaannya yang tak sanggup ia sampaikan pada siapapun. Terjebak pada dua sahabatnya. Arozy dan Hamdan. Lalu, siapakah yang akan menjadi takdirnya. Siapakah yang kembali padanya untuk sebuah ikatan halal, bertemu kembali denganya saat sama-sama tidak saling mengharapkan. "Gue mau nikahin lo" ucapnya pada Alia. "Apa?!" Alia kaget mendengar ucapan lelaki itu. "Gue mau jadi cinta lo halal buat gue" sekali lagi meyakinkanku. "Tapi, gue nggak bisa sama Lo, gue lagi nunggu seseorang" elak Alia. "Siapa?" Alia melihat raut penasaran di wajahnya. "Dia yang sudah berjanji akan menjadikanku halal untuknya" "Kau tahu, Allah SWT maha membolak balikkan hati umat manusia, aku yakin itu" katanya sangat yakin. Ini bukan cerita cinta pasangan halal yang menjalin hubungan. Ini hanya cerita cinta segitiga remaja yang saling memendam perasaan. Cerita menye-menye ala sinetron. ----- Note : Cerita alay nan pasaran [Fiksi Remaja]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido