Disclaimer© Masashi Kishimoto-Rejet
Hanazawa Akari
By : KagekariWarning!- Chapter ini kebanyakan adegan tentang Eiden dan Ehden
Happy Reading!!
ㄟ( ̄▽ ̄ㄟ)
"Bagaimana denganmu? Kau sudah menentukan Ehden untukmu?" tanya Ayato
Semuanya menatap Sakura membuat Sakura menundukkan kepalanya
"Kau tak perlu takut Cherry~Chan. Kami akan menerima apapun keputusanmu" ujar Raito yg mengerti apa yg Sakura rasakan sekarang, Sakura mendongak dan menatap satu satu para SakamakiIa menutup matanya dan menghembuskan napas panjang, Sakamaki melihat Sakura yg merona, lalu Sakura membuka matanya kembali dan tersenyum manis
"Jadi siapa orang beruntung itu?" tanya Ayato
Sakura masih terdiam lalu tersenyum kembali dan berjalan..
Mendekati seseorang yg sedang bersender
Lalu ia pun bersender pada orang itu dan mengambil baju lengan sang empu"Shu~Kun" ujarnya lembut
Shu menatap Sakura dan Sakura pun mendongak
"Aku mencintainya dan kau adalah Ehden untukku" lanjut SakuraShu tersenyum manis membuat Sakura semakin merona, ia langsung memeluk Sakura
"Terima kasih, Sakura. Aku mencintaimu" bisik Shu ditelinga Sakura
"Aku lebih mencintaimu" jawab Sakura lalu mengecup pipi Shu dan merona, ia menutup wajahnya lalu pergi dengan cepat meninggalkan mereka semua"Ah, lihat wajahnya merona karenamu, Shu" goda Raito menoleh dan menyeringai pada Shu
"Sepertinya kau beruntung memilikinya, Shu" ujar Ayato yg sedikit cemburu
"Kau sudah mempunyai Yui, Ayato" komen Kanato
Subatu berdecak lalu pergi dan begitupun Reiji yg sepertinya sedikit cemburu, EHKEM!
Shu tersenyum tipis lalu pergi menghilangKini Sakura berada di sekitar Mansion
Terlihat kedua pipimnya yg memerah. Sakura menutup matanya sembari bersenandung
Ia sangat bahagia! Hatinya memghangat sangat hangat
"Aku mencintainya.."
"Tugasku sudah selesai. Dan mulai hari ini, aku akan menghabiskan waktu bersamanya" gumam Sakura yg masih belum membuka matanyaBruk!
Tiba tiba saja Shu ada didepan Sakura membuat Sakura menubruknya namun karena Sakura tak berlari jadi ia tak terjatuh
Ia terdiam mempatung, wajahnya tertutup oleh baju Shu
Lalu mendongak dan melihat wajah Shu yg tamvan, datar nan dingin dan pucat"Shu! Kau baik baik saja? Wajahmu pucat.." tanya Sakura lalu memegang kedua rahang Shu. Dingin, itulah yg Sakura rasakan saat menyentuh kulit Shu
"Dingin.., apa kau sakit?" tanya Sakura khawatir
Shu malah tersenyum melihat wajah Sakura
"Kenapa kau tersenyum, huh?" tanya Sakura kesal"Ayo! Kita masuk kedalam! Kau harus istirahat!!" Sakura menarik narik Shu
Bruk!
Sakura terbawa kebelakang dan menindih Shu
"Shu~Kun!?" teriak Sakura namun tak terlalu kencang ketika melihat Shu tak sadarkan diri dan wajahnya semakin pucat
"Shu! Shu! Sadarlah!" Sakura menepuk nepuk pipi Shu sedikit keras
"Wajahnya makin pucat.." gumam Sakura khawatir"Reiji~kun!! Subaru~kun! Kanato! Ayato! Raito!!" Sakura berteriak teriak memanggil Sakamaki lain
"Raito~Kun!! Sub-" belum selesai meneriak Subaru sudah ada disana lalu disusul oleh yg lain
"Reiji~kun! Shu pingsan!" ujar SakuraDan tentu saja mereka sudah tau itu, lalu Sakamaki itu pun menggotong Shu lalu menghilang
Sakura berlari masuk mansion lalu ke atas dan ke kamar Shu. Membuka pintu dengan kasar. Duduk di sisi ranjang"Shu~Kun.." gumam Sakura, ia mengusap ngusap rambut Shu
"Apa dia baik baik saja? Dia kenapa?" tanya Sakura menatap semuanya
"Sepertinya dia sudah 1 minggu tak minum darah, atau mungkin lebih dari 1 minggu" ujar Reiji
"Apa? Dia tak meminum darah?" beo Sakura lalu menoleh kembali ke arah Shu
'Kenapa Shu?' tanya Sakura didalam hati

KAMU SEDANG MEMBACA
Sakura Sakamaki
Vampire"Kau adalah milik Ore~Sama" "Kau hanya milikku, Eiden" "Aku suka dirimu, Cherry~Chan" "Kau menyukainya, Teddy?" "Ck! Aku tidak akan melepaskan dirimu" "Hanya dia yg aku inginkan"