Disclaimer© Masashi Kishimoto-Rejet
Hanazawa Akari
By : Kagekari
Warning!- Chapter ini kebanyakan adegan tentang Ayato dan Sakura
Happy Reading!!
ㄟ( ̄▽ ̄ㄟ)
"Hei! Kembalikan, itu milikku!" Sakura menyalahkan Ayato yg mengambil sosisnya
"Ini milikku!" elak Ayato yg tak mau disalahkan
"Lalu dimana sosisku!"
"Raito yg mengambilnya!" Ayato menyalahkan Raito
"Hei! Aku tak mengambilnya!" bela Raito
"Kau yg mengambilnya Ayato!" Sakura mendelik tajam pada Ayato
"Tidak, aku tak mengambilnya! Raito yg mengambilnya!"
"Aku tak mengambil sosis Cherry~Chan. Aku mengambil sosis yg ada di piring Ayato" bela/elak Raito
"Itu milik Sakura!" Ayato menyalahkan Raito
"Berarti kau yg mengambilnya, Ayato!" Sakura memprotes Ayato
"Diamlah!" ucap Shu yg dingin nan datar itu membuat Ayato dan Raito terdiam. Sedangkan Sakura mengambil kembali sosisnya dengan diam diam dan langsung memakan
"Hei! Itu milikku!" Raito baru tersadar bahwa sosisnya dimakan oleh Sakura
Sakura hanya mengidikkan bahunya
Setelah selesai makan, mereka pun pergi ke sekolah
Dan disekolah sudah disambut oleh teriakan terikan para siswa/i
"Menyebalkan! Bisakah mereka tak berteriak hanya sehari saja?" komen Sakura yg kesal
"Mereka tak akan berhenti berteriak karena ada Ore~Sama disini" jawab Ayato
"Kau terlalu PD Ayato!" komen Sakura membuat Ayato mendelik
Sakura, Yui, Ayato dan Subaru masuk kekelas
"Berhentilah menggerutu, Sakura" ejek Ayato, Sakura mendelik
"Dan kau! Berhentilah memuji muji diri sendiri!" komen Sakura
"Heh! Aku tak memuji diriku sendiri! Tapi memang tampan!"
Sakura merasa ingin muntah sekarang juga
"Tampan dari mananya? Kau lebih mirip dengan oreo, sama seperti julukkan mu itu!" ejek Sakura membuat Ayato menatapnya tajam dan tiba tiba Ayato sudah berada di depan Sakura
"Ada apa tuan OREO?" tanya Sakura dengan menekankan kata Oreo
"Kau harus dihukum atas ejekkan mu itu, Sakura!" ucap Ayato yg sedikit berteriak
"Huh? Memang apa salahku? Aku hanya mengatai dirimu mirip seperti Oreo, memang kenapa? Kau.. Merasa tersindir, eh?" tanya+ejek Sakura dengan seringaian kecil
Ayato tiba tiba mencekik Sakura membuat sang empu terkejut, tak hanya Sakura yg terkejut yg ada dikelaspun terkejut
"Ayato! Lepaskan Sakura!" Subaru mencoba melepaskan cekikan Ayato
"A-ayato~k-kun.." gumam Yui khawatir
"K-kau, pe-pengecut, Ayato.. Hah.." Sakura masih sempat sempatnya mengejek Ayato
"Ayato! Lepaskan dia!" teriak Subaru
Ayato nampak masih belum melepaskan cekikannya, ia menatap tajam Sakura dan ia pun ditatap tajam balik oleh Sakura
Dan akhirnya Ayato melepaskan cekikannya lalu pergi menghilang begitu saja
Sakura memegang lehernya yg terasa sakit dan berdecih
"S-sakura~Chan.." Yui mulai terisak
Sakura menatap tajam Yui membuat Yui terdiam ketakutan
"Heh! Dia.. Pengecut!" Sakura sedikit berteriak diakhir kata katanya lalu pergi meninggalkan kelas yg sedikit ribut karena bisikkan bisikkan
Sakura pergi ke taman belakang sekolah dan duduk dibangku
Sakura berdecih kesekian kalinya, lehernya masih terasa sakit. Sakura menyeringai saat memegang lehernya
Sakura membolos hari ini, ia tak masuk kelas
Dan kini bel istirahat sudah berbunyi
Sakura pergi ke kantin seperti biasa, ia berjalan dengan santai dan langsung duduk dimana para Sakamaki duduk
Semuanya kecuali Subaru, Yui dan Ayato menatap bingung Sakura
Sakura melirik Ayato yg sedang menatapnya tajam lalu menyeringai
"Sakura, kau tak apa?" tanya Reiji
"Hm? Kenapa kau bertanya seperti itu?" bukannya menjawab Sakura malah bertanya balik seolah olah tak terjadi apa apa
"Kau dengan Ayato" ujar Shu datar
Sakura mendengus lalu menatap Ayato yg masih menatap tajam padanya
"Tidak. Aku baik baik saja. Sepertinya dia hanya tersindir oleh kata kataku" lagi lagi Sakura menyindir Ayato. Ayato sedang menahan emosi sekarang
"Benar seperti itu, Ayato~Ku?" tanya Sakura dengan nada dibuat buat lalu menyeringai ketika Ayato berdecih
KAMU SEDANG MEMBACA
Sakura Sakamaki
Vampir"Kau adalah milik Ore~Sama" "Kau hanya milikku, Eiden" "Aku suka dirimu, Cherry~Chan" "Kau menyukainya, Teddy?" "Ck! Aku tidak akan melepaskan dirimu" "Hanya dia yg aku inginkan"
