Disclaimer© Masashi Kishimoto-Rejet
Hanazawa Akari
By : Kagekari
Warning!- Chapter ini kebanyakan adegan tentang Subaru dan Sakura
Happy Reading!!
ㄟ( ̄▽ ̄ㄟ)
Setelah beberapa hari diperebutkan oleh Shu dan Reiji
Sakura bisa lepas dari mereka ia menyuruh keduanya untuk diam! Maksudnya untuk tidak menganggu dirinya
Ia menjadi selalu pusing karena kedua adik-kakak itu
Tentu saja, kakak beradik itu dimarahi oleh Sakamaki lain
Sakura masih ingat bagaimana wajah mereka saat dimarahi habis habisan oleh adik adiknya
Itu konyol sekali. Mereka merasa ingin menangis karena cape di marahi terus menerus
Terlihat surai merah muda yg senada dengan bunga itu, Sakura ia sedang tertidur di antara bunga bunga di belakang mansion
"Sedang apa kau disini?" tanya seseorang
"Kau tidak melihatnya, Subaru~Kun? Aku sedang tiduran" ucap Sakura tanpa membuka matanya, ia tau jika yg bertanya adalah Subaru karena tempat ini milik Subaru pribadi
Subaru berdecak kesal dan duduk disamping Sakura
Subaru menatap wajah cantik nan putih Sakura
Dengan baju yg pendek namun tak ketat bewarna biru muda
Pict on Pinterest
Kira kira begitu, yg memperlihatkan kakinya yg jenjang
Dan itu membuat Subaru merona, ia langsung saja mengalihkan pandangannya
"Kau akan terus tertidur begitu?" tanay Subaru
"Hm?" gumam Sakura membuka 1 matanya
"Kenapa memang.. Kau tidak menyukai aku disini..?" tanya Sakura
"Tidak. Bukan seperti itu, maksudku.. Kau akan terus tertidur?" tanya Subaru
Sakura pun bangun dan menatap Subaru
"Ada apa?" tanya Subaru datar saat dirasa ditatap terus
"Tidak" sahut Sakura dengan cepat
"Kau masih sakit sebaiknya kau di kamarmu"
"Aku tidak mau. Kalian mengurungku" tolak Sakura
Subaru mendecih membuat Sakura mendelik kearahnya
"Kau tidak suka? Biaklah aku pergi!" dengus Sakura lalu ia berdiri dan hendak pergi namun Subaru menarik lengan Sakura membuat sang empu terjatuh
Dan Sakura terjatuh di pangkuan Subaru
Sakura terkejut akan tingkah laku Subaru
"Temani aku" gumam Subaru membuat Sakura terkejut
Sakura pun tersenyum, ia sadar di perkataan Subaru itu ada luka yg ia pendam
Tangan Sakura terangkat, diusapnya wajah Subaru
Subaru merasakan hatinya hangat
"Aku akan menemanimu" ujar Sakura lalu tersenyum hingga matanya tertutup, senyuman Sakura membuat Subaru merona
"Kau bisa menceritakan nya, jika kau mau. Aku akan menjadi sandaranmu" ucap Sakura
Subaru langsung saja menceritakan tentang masa lalunya/masa kecilnya
Sakura memeluk Subaru
"Tenanglah.. Aku akan bersamamu, bersama kalian disini, selamanya" bisik Sakura
Subaru pun membalas pelukan Sakura
Keduanya menikmati pelukannya sesaat karena Reiji datang tiba tiba
"Sedang apa kalian disini?" tanya Reiji
Sakura langsung berdiri karena malu
"T-tidak, kami hanya bercerita" jawab Sakura ia pun pergi karena tidak mau mendengar ocehan Reiji dan pertengkaran Reiji dan Subaru
Ya, jika Sakura bersama salah satu dari mereka dan ketahuan maka terjadilah perang
Sakura berjalan dengan buru buru, sepertinya wajahnya memerah
Ia berhenti di depan kulkas, membukanya dan melihat puding
Ia mengambil beberapa dan pergi ke ruang tamu
Tidur di sofa panjang dan memakai headset, kek Shu:v
Dan memakan puding nya perlahan
Sudah 7 bungkus Sakura menghabiskan pudingnya
"Sedang apa kau disini?" tanya 1 pemuda Sakamaki
"Kau tidak melihatnya, Shu? Aku sedang tidur+mendengarkan musik. Sama seperti yg selalu kau lakukan" sahut Sakura tanpa membuka kedua matanya karena ia tau yg bertanya adalah Shu
KAMU SEDANG MEMBACA
Sakura Sakamaki
Vampiro"Kau adalah milik Ore~Sama" "Kau hanya milikku, Eiden" "Aku suka dirimu, Cherry~Chan" "Kau menyukainya, Teddy?" "Ck! Aku tidak akan melepaskan dirimu" "Hanya dia yg aku inginkan"
