first ujian yang ambyar

22 1 0
                                        

hay...assalamualaikum..
gimana nih kabarnya?
masih nungguin lanjutan padat dan cair gak nih? atau bosan? jangan yahh:(
aku jamin kalau kalian ngikutin terus ceritanya bakal suka..dan pasti ceritanya akan tambah seru.
oh iya jangan lupa juga mampir di cerita sebelah aku"ADRIAN" seru juga loh.

oke langsung aja kita masuk ke part ini...
lets read!

🌸〰🌸
"janganlah terlalu membenci sesuatu,boleh jadi sesuatu tersebut akan sangat kau cintai begitupun sebaliknya"

yah...minggu tenang anak anak MA al-islam pun telah berakhir.hari ini hari pertama mereka untuk siap bertempur dengan menggunakan senjata dan persiapan mereka,materi pelajaran,do'a,usaha,dan ikhtiar serta jiwa dan raga yg mereka bawa itulah yang mereka perlukan. hari pertama ini sangat membuat khawatir para siswa dan siswi mereka takut walaupun 1 mapel sehari.tapi itu tidak bisa dianggap remeh.

raina yang sudah berjuang keras belajar berusaha santai dan tidak gusar menghadapi ujian pertama..ia pun berangkat kesekolah dengan perasaan berkecamuk.

"na'!! lo mau kemana..tungguin?! tanya putri meneriaki raina dari belakang
yang melihat raina berjalan menuju kelas MIA 2. sontak raina menoleh"yah mau kekelas lah,bentar kan ujian put"kata raina polos.tiba tiba putri tertawa dan membuat raina bingung dengan tingkah sahabatnya yang satu ini." lo kenapa ketawa?! gaje banget sih ishhh!"ujar raina kesal." haha..eh na' kelas tuh udah dibagi tawoo..nama kita bukan dikelas MIA 2, noh disana noh kelas MIA 3..lo mau malu2 in masuk kelas yang gak ada nama lo?!"jelas putri. raina mendengus kesal"ribet banget dah..napa dibagi bagi sih..kek kita banyakan aja!"kata raina kesal dan duduk di kursi koridor.putri memutar bola mata malas dan menghampiri raina yang sudah duduk di kursi koridor sekolah."lah banyak lah cuk..kita tuh 3 kelas mana kita tuh gabung ujian ama anak MA Al-azhar,jadi kelas tuh dibagi gitu lo sayy"jelas putri yang sontak membuat mata raina membulat mendengarnya."MA Al-azhar?!! ga salah?! kenapa harus sekolah itu sih!"ucap raina berdecak sebal."wajar lah na' kan kita satu yayasan ama al azhar jadi wajar lah kalo pertukaran pelajar..kek mempererat tali silaturahim antar sekolah gitu...kek lo ga tau aja..kakak2 kelas kita yang dulu aja gitu juga"jelas putri..sedang raina tak memedulikan penjelasan putri dan memasang wajah kesal serta sedang memikirkan sesuatu."ih bete banget! jadi gak mood ujian gua!"ujar raina kesal sambil mengehentakkan sepatunya. "kenapa sih lo na'? kek gak suka banget sama MA Al azhar... loe punya dendam ama kepsek nya yah? atau sama si ketos nya? atau malah lo pernah tawuran ama anak sana yak?!"tuduh putri ngawur. "lo kira gue badgirl SMA-SMA luar hah?!! pikiranlu yah... ah...maless ahh!"ketus raina. 'mudah-mudahan gak ada tuh cowok batu'batin raina.
sedang putri tertawa..dan tiba tiba ada seorang menepuk bahu putri dari belakang.
"eh put!!"sapa gadis tersebut yang dari pakaiannya seperti anak al azhar sambil menepuk pundak putri.putri kaget dan langsung menoleh.."re...reva?!!"tanya putri mengingat dan djawab anggukan antusias oleh gadis itu."ya Allah! lo reva!!? maasyaaAllah revaa! kangen banget gue!! gimana kabar lo?!!"tanya putri antusias dan langsung berdiri dari duduknya karena reva ini adalah teman smp nya dulu di MTS al azhar."gue juga kangen banget ama lo!! alhamdulillah gue baik!"jawab reva." wah gila!! lo ujian dikelas MIA 3 juga?sama dong kita!"tanya putri kegirangan karena melihat no ujian di jilbab reva. sedang raina menatap datar kedua orang yang dihadapannya yang serasa dunia milik berdua."eh temen2 kita yang dulu siapa aja yang ujian disini?"tanya putri." oh anu..ada gue,ica,meli,irma,dodi,ilham,fatih,sama.....aduhh siapa yah?! fatih terus...oh fadill!! temen sd lo sama....aduh siapa lagi yah...ah au ah lupa gue.."jelas reva. dan tawa keduanya pun pecah.sedang raina yang merasa sudah terlalu diabaikan pun bangkit berdiri dan hendak pergi namun dihadang putri."mau kemana lo na'? nih kenalin nih temen smp gue reva!"kata putri.raina menarik sudut bibirnya terpaksa pada reva dan reva pun seperti kaget melihat raina"busett!! cantik banget temen lo! kalah ama gue hahah... hay raina..salam kenal..gue reva!"ucap reva mengulurkan tangannya dan tersenyum manis sedang raina membalas uluran tangannya dan tersenyum tidak ikhlas yah..bukan karena raina kesal sama reva namun ia sedang badmood. moodnya hancur setelah mendengar kabar penyatuan sekolahnya,eh tidak!! raina lebih mengkhawatirkan sosok musuhnya yang bisa jadi ada disekolahnya saat ini.
"eh tunggu deh..liat muka datar raina..gue jadi inget seseorang..."ujar reva sambil mengingat ngingat sesuatu. raina dan putri bingung melihat tingkah reva. "ah gue ingat put!!! siapa temen kita yang ujian disini...wira'!!! iya wira!"ucap reva antusias karena berhasil mengingatnya.sontak bola mata raina membulat dan mukanya berubah tidak suka saat mendengarnya.
"eh va..lo kenapa manggil manggil nama wira?!"tanya datar sesorang yang menghampiri reva dan sekarang berada dibelakang reva. dan ternyata itu fadil dan disamping fadil adalah wira.orang yang tidak diharapkan raina sedaritadi.raina wira saling kontak mata,putri dan reva yang kaget langsung berbalik kearah fadil dan wira."eh fadil! eh wira!"kata putri dan reva cengengesan."lo kenapa sebut sebut nama gue?!"tanya wira datar pada reva."eh anu wir..pas gue liat nih rain..,-" tiba tiba raina berjalan pergi meninggalkan reva,putri,fadil dan wira.sontak putri memanggil raina,"eh na..lo mau kemana?!!"tanya putri."yah kekelas lah! ngapain lagi!"jawab ketus raina tanpa menoleh dan terus berjalan.sedang wira menatap kepergian raina datar."emm gue duluan yah..mau samperin raina..dahh"pamit putri dan berlari mengejar raina.
"itu tadi raina kan?"tanya fadil pada wira.sedang wira menatap datar fadil dan mengangkat bahunya cuek."iya deh..itu raina"gumam fadil."iya itu yang tadi namanya raina..temen sdnya putri..eh teman sma nya juga deng"jelas reva."temen sd gue juga kali'"ucap fadil dan hendak menjitak kepala reva. yah fadil,wira putri dan raina satu sd dulu namun saat smp raina pondok di bogor sedang putri,wira dan fadil satu smp..hingga saat sma raina kembali ke jakarta dan satu sekolah dengan putri namun tidak dengan fadil dan wira. wira awalnya pondok di jatim kelas 10 dan 11...namun disemester 2 kelas 12 ia pindah ke al azhar..itulah mengapa baru kelihatan batang hidungnya;).
"wah..berubah banget yah raina..tambah cantik loh wir"ucap fadil."bodo amat!"ucap wira datar dan berjalan meninggalkan fadil dan wira.

***

"na'! tungguin gue dong,cepet banget jalannya ih!"kata putri dibelakang raina,sampai dikelas sudah ada siswa siswi disekolahnya dan siswa siswi al azhar. tinggal 5 kursi kosong yang sudah tertera no.urut dan dikelas sudah ada ustad irham,"dari mana?! kenapa telat masuk?"tanya dingin ustad irham pada raina dan putri yang ngos ngosan mengejar raina."afwan ustad..tadi sempat ada kendala saat mau ke kelas..lain kali gak diulangi"jelas raina."ya sudah..duduk sesuai no.urut"pinta ustad irham dan keduanya mengangguk.raina pun duduk agak berjauhan dengan putri karena duduk sesuai no urut mereka."na!! raina!!"teriak putri berbisik pada raina yang tengah fokus memasukkan usernamenya pada komoputer."apa sih put?!udah kerjain aja ujiannya!"kata raina yang masih fokus ke komputernya tanpa menoleh ke putri."raina..no.urut bangku samping lo berapa?!"tanya putri."no.34!"jawab raina singkat dan memutar bola matanya malas karena putri mengganggunya terus.bola mata putri membulat"mampus lo na!!"ucap putri yang masih menatap raina."apaan sih?! udah jangan banyak bacot put,baca do'a terus kerjain tuh soalnya"ujar raina yang akhirnya menoleh ke putri."na! no.urut wira tuh tadi gue liat disaku bajunya 34!"kata putri.  raina menarik nafas panjang"yakali kelasnya disini"kata raina bodoh amat dan masih berpositif thingking dan kemudian fokus ke komputernya.
"KELASNYA DISINI!!"ujar putri. seketika raina tersentak,pikirannya buyar fokusnya hilang kini yang timbul perasaan gelisah,kesal,dan emosi pada dirinya."BENERAN LO?!! ARRGH...SUMPAH!!"teriak raina kesal yang membuat seisi kelas menatapnya."raina?! kenapa?!"tanya ustad irham yang menatap tajam dirinya,raina langsung salting setengah mati"af..afwan ustad..raina ngajak gelud soal ujiannya..eh kedengeran yah?"jawab ngaco raina yang membuat putri menahan tawa mendengarnya,sedang ustad irham menggeleng gelengkan kepalanya,"ada ada saja kamu ini,kerjakan ujiannya dengan tenang!"ucap ustadz irham dan dijawab anggukan oleh raina."gue bunuh lo put!"batin raina.
"cantik cantik kok lemot sih kalo salting" ucap seseorang dari bangku seberang yang membuat panas telinga dan hendak mendatangi orang tersebut dan menampolnya. tiba tiba datanglah 3 siswa anak al azhar dan berjalan masuk...
raina yang melihatnya langsung hancur lebur moodnya hari ini...

hayoo loh..gimana nih part ini?
semoga seru yah..
jangan lupa meninggalkan jejak dengan vote dan komen supaya aku rajin up cerita padat dan cair.
jangan lupa follow akun wp aku juga yah..@ayishaa6

happy today and always smile in everyday.

#tetapjadikanAl-qur'anbacaanutama😇🌼

padat dan CairTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang