Author pov
Winwin pasang muka bete di depan rumahnya.
Harusnya dia malam ini pergi ke toko baju sama Yuta.
Tapi Yuta malah ga pulang-pulang dari tadi siang.
Yuta bilang lagi rapat, tapi udah Winwin telponin dari sore sampe malem, Yuta ga angkat.
Winwin ga bisa diginiin😭
Apa Yuta udah punya yang lain ya? Begitu pikir Winwin.
Apalagi dia sadar hubungannya dengan Yuta itu ga wajar, jadi Winwin takut kalau Yuta direbut sama cewek cantik di luar sana😞
Bunyi deru mobil di depan rumahnya bikin Winwin langsung lari ke sumber suara.
Tapi, raut muka Winwin langsung berubah saat liat bukan Yuta yang dateng, tapi duo cecunguk tetangganya.
"Bang Winwin, gawat!" teriak Jeno dari dalem mobil.
"Kenapa no? Abang lagi males ngomong." jawab Winwin males.
"Bang Win, janganlah macem tu. Ini penting, lebih penting dari mulut abang yang males cakap." kata Haechan guncang-guncang ban Winwin.
"Apa Chan? Ada apa?"
"Tadi aku sama Jeno hendak ke pantai, tapi aku malah tengok bang Yuta kekasih abang sama wanita."
"Iya bang, abang tak tau ke, kalau kekasih abang tu selingkuh ?" tanya Jeno.
"Udah gue duga ini bakal terjadi." kata Winwin sedih.
"Bang, ayo kita grebek mereke. Caw bang caw." teriak Haechan mengebu-ngebu.
Haechan narik tangan Winwin dan mengajaknya masuk ke dalam mobil.
"JENO.... GO!"
-
"Bang Yuta yakin mereka berdua bisa jalanin tugas berat kek gitu?" tanya gue ke bang Yuta.
Gue ragu saat tau kalau Jeno dan Haechan, duo tetangga deket rumah bang Yuta disuruh ngajak bang Winwin kesini.
Bang Yuta ngangguk, dan daritadi dia terus keliatan gak tenang.
"Bang, nafas lo habis ntar. Gajadi ngelamar dong."
"Ssttt, Chenle suatu saat pasti bakal kek gini juga." sahut bang Yuta.
Saat ini kita semua udah nunggu kedatengan bang Winwin. Semoga aja dia bisa sampe kesini dengan aman.
"Gue kedinginan njir." kata kak Taeyong yang duduk di ujung tangga.
"Eh liat, mereka udah dateng."
Bang Taeil nunjuk sebuah mobil yang dateng dan parkir di bawah.
"Lagu siap? Bunga siap? Cincin siap? Kue siap? Mercon siap?"
"Loh, ada mercon juga bang?" tanya gue bingung saat denger ucapan bang Jungwoo.
"Sorry maksud gue kembang api, duh gue jadi ikutan deg-degan." kata bang Jungwoo yang siap-siap nyalain lagu.
Bang Yuta narik nafas dalem-dalem.
Gue langsung semprotin parfum ke jasnya bang Yuta, kemudian gue dan yang lainnya sembunyi.
Suara sepatu bang Winwin kedengeran jelas dari arah tangga bawah.
Ketahuan banget, dia lagi lari.
"Bang Win, pelan-pelan!" teriak Jeno yang udah ngos-ngosan ngejar bang Winwin.
"Bang Win, jangan nangis lah bang. Kite liat kebenarannya dulu ye." kata Haechan nenangin bang Winwin.
Gue liat bang Winwin udah sampai di halaman, dan jalan menuju pinggir kolam renang yang udah dihias pake kelopak bunga mawar bentuk love.
Duh, memang bang Yuta cowok so sweet.
Oke lanjut~
"Yuta- " teriak bang Winwin yang udah banjir air mata.
"Errghhhh" -sijeuni
Bang Win maaf, bukan maksud bikin nangis😔
"Yutaaaaaa- jawab yut." teriak bang Winwin lagi.
"Auummm" -sijeuni
Bang Winwin yang nangis di pinggir kolam langsung di peluk dari belakang sama bang Yuta.
Bang Jungwoo langsung muter lagu "Marry Your Daughter " dong. Tapi cover by Xiaojun sama bang Kun, buat ngubah kata daughter nya🙄
"Sayang- kamu kok nangis?" tanya bang Yuta pura-pura.
Bang Winwin berbalik dan nangis sejadi-jadinya.
"Yuta jahat. Yuta selingkuhin Winwin."
"Sayang, maaf. Kamu harus nangis gara-gara aku."
"Berarti bener, Yuta selingkuh?" tanya bang Winwin mastiin.
Bang Yuta ngeluarin kotak cincin dan langsung berlutut.
"Maaf udah bikin kamu harus nangis dulu, karena aku mau ngasi ini ke kamu, sayang." kata bang Yuta dengan lancar.
Syukurlah, dia gak salah kalimat😌
Bang Winwin ngusap air matanya, dan geleng ga percaya.
"Yuta, jangan bohongin Winwin. Jangan bikin alasan! Dimana selingkuhan Yuta?" teriak bang Winwin marah.
Bang Yuta keliatan panik, karena gatau harus jawab apa.
Sedangkan lagu Marry Your Daughter masih mengalun merdu.
Gue gamau kalau bang Yuta sampe ditampar diiringi lagu lamaran😣
"Kita harus kesana gak nih?" bisik kak Jae ke gue.
Gue menggeleng.
"Sayang, aku gak selingkuh. Ini semua surprise buat kamu. Aku nyuruh Jeno sama Haechan buat bohongin kamu. Aku dari siang disini sayang, siapin semua ini buat kamu."
"Mana buktinya?" tanya Winwin masih ga yakin.
Tiba-tiba suara bang Jungwoo menggema melalui microfon.
"Winwin hahahah, ini pasti bikin bingung yah? Sebenernya Yuta emang siapain semuanya buat Winwin. Yuta sengaja loh bohongin Winwin."
"Iya Win, cinta Yuta lebih luas dari langit di angkasa ini." lanjut bang Taeil.
Gue, dan yang lainnya pun keluar menghampiri mereka.
"Bang Winwin, cieeeee. Jangan nangis dong. Harus seneng dikasi surprise sama bang Yuta." kata gue.
"Jadi, Yuta ga selingkuh?"
"Enggak Winwiiiinnnn." teriak kita semua kompak.
"Sayang." kata bang Yuta yang masih berlutut.
"Kamu mau kan jadi pendamping hidup aku selamanya?" tanya bang Yuta pada akhirnya.
Hening.
Bang Yuta udah banjir keringat nunggu jawaban bang Winwin.
"Enggak." jawab bang Winwin yang bikin kita semua kaget.
