05

4.7K 273 3
                                        

Author pov:

Udara segar dipagi hari ini membuat Gracia tersenyum lebar. Menikmati semuanya yang telah tuhan berikan padanya. Gracia menoleh kesamping kekasihnya itu masih tertidur dengan begitu damainya. Ya kekasihnya. Siapa lagi kalo bukan Shani. Shani mengajak Gracia agar menginap di apartemen nya.

Bukan tanpa alasan Shani mengajak Gracia untuk menginap. Dikarenakan hari ini adalah hari paling special bagi keduanya. Kenapa bisa disebutkan special? Jawaban nya adalah ya hari ini tepat 1 tahun mereka menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih.

Kamar yang mereka tempati atau bisa dibilang kamar Shani. Itu dipenuhi dengan kelopak bunga karena Shani tadi malam membuat surprise untuk Gracia malam tadi. Jangan ditanya bagaimana perasaan Gracia tadi malam. Sudah pasti semalam Gracia dibuat senang lebih tepatnya merasa sangat bahagia.

Gracia mengecup pelan pipi Shani dan itu membuat sang empunya terbangun. Keduanya saling menatap dan akhirnya tersenyum bersama. Lalu Shani memeluk Gracia dengan erat seolah pagi sangat indah dan rasanya sangat nyaman dipelukkan orang yang kita cintai selama ini. Begitupun dengan Gracia tentu saja tubuhnya sangat hangat dipelukkan Shani.

"I Love You Ci, makasih masih mau bertahan denganku selama ini. Maaf aku belum bisa jadi pacar yang sempurna buat kamu"Ucap Gracia dengan mata yang berkaca-kaca

"I Love You Too. Menurutku kamu adalah pacar yang sempurna buat aku. Jangan ngomong kayak gitu lagi yaa"Ucap Shani sambil mencium kedua mata Gracia

"Gombal. Udah ah lepasin. Aku susah nafas tau"Gracia mencoba mendorong Shani yang sedari tadi memeluk erat badannya. Bukan hanya itu, selama 1 tahun ini mereka masih sering mendengar detak jantung keduanya.

Shani melepas pelukan itu dan mencium kening Gracia, setelahnya dia bangkit menuju kamar mandi. Gracia sendiri menyiapkan baju kantor Shani dan tentu membuat sarapan untuk Shani.

Setelah sarapan selesai sekali lagi Shani memeluk Gracia dan tentu saja Gracia yang cepat-cepat mengakhiri pelukan itu.

"Cii. Kebiasaan deh suka peluk-peluk. Ayo berangkat nanti aku telat masuk sekolah nya Ci"Ucap Gracia sambil melepaskan pelukan Shani. Shani hanya memasang wajah cemberut dan itu membuat Gracia gemas.

"Padahal aku masih mau peluk kamu Ge"Shani

"Ya masa kamu nggak bosen dari tadi pelukin aku terus"Gracia

"Aku nggak bakalan bosen Ge. Kalo perlu kita udah nikah nanti aku pengen setiap detik meluk kamu"Shani

"Kamu mah aneh, aku aja belum lulus sekolah, belum lagi kuliah. Masa kamu udah ngomongin soal nikah sih"Gracia

"Iya aku tau Ge. Kan aku bilang nanti kalo udah nikah"Shani

"Iya deh terserah. Yaudah ayo aku telat beneran nih Ci"Gracia

"Iya sayang. Ayo berangkat"Shani
------------------------------------------------------------------------

Bel pulang sekolah sudah berbunyi, Gracia yang mendengar nya pun segera membereskan alat sekolahnya. Ia harus segera bergegas karena ia berniat untuk membuat kejutan kepada Shani untuk mengunjungi kantor Shani.

Sebelum bergegas pergi Gracia tidak lupa berpamitan kepada ketiga sahabatnya. Gracia berjalan keluar menuju gerbang untung saja ia sudah memesan taksi online dan sebelum itu ia sudah mengabari Shani bahwa ia ada kegiatan eskul di sekolah nya. Gracia sengaja berbohong kepada Shani agar rencananya berhasil.

Satu jam diperjalanan Gracia turun setelah membayar tarif taksi online yang ia tumpangi. Ketika Gracia memasuki kantor Shani semua mata karyawan tertuju padanya. Tapi semua orang pasti sudah tahu bahwa dirinya adalah kekasih dari atasan mereka. Namun tidak semua memandang Gracia dengan hangat kadang adapula omongan karyawan yang menyakiti hati Gracia.

Jika Aku Dipelukmu (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang